Pantau 10 Saham Koleksi UBS Pekan Lalu, ini Terbanyak

Data broker summary pasar reguler mencatat sepuluh saham dengan nilai beli terbesar melalui UBS selama sepekan perdagangan, mencakup saham berkapitalisasi besar hingga saham berharga rendah dengan volume sangat besar.

Berdasarkan nilai beli, saham dengan porsi terbesar melalui UBS adalah PT United Tractors TbkNilai pembelian UNTR tercatat mencapai Rp258,8 miliar dengan volume 82.877 lot pada harga rata-rata Rp31.208 per saham.

Angka tersebut menempatkan UNTR sebagai saham dengan nilai beli tertinggi UBS sepanjang pekan.

Di posisi berikutnya, UBS mencatat pembelian pada PT Astra International Tbksenilai Rp218,4 miliar. Volume transaksi ASII mencapai 314.849 lot dengan harga rata-rata Rp6.938 per saham.

Nilai beli yang relatif besar dengan volume yang juga signifikan menempatkan ASII sebagai salah satu saham utama dalam daftar pembelian UBS selama periode tersebut.

Selanjutnya, PT Rukun Raharja Tbktercatat dibeli senilai Rp193,5 miliar dengan volume 270.075 lot pada harga rata-rata Rp7.361.

Posisi RAJA dalam tiga besar nilai beli menunjukkan aktivitas transaksi yang konsisten sepanjang pekan, sebagaimana tercermin dari besarnya nilai dan volume pembelian.

Saham perbankan juga masuk dalam daftar koleksi UBS. PT Bank Rakyat IndonesiaTbkdibeli senilai Rp151,9 miliar dengan volume 410.810 lot pada harga rata-rata Rp3.685.

Selain itu, PT Bank MandiriTbktercatat dibeli senilai Rp75,3 miliar dengan volume 153.919 lot di harga rata-rata Rp4.867.

Kedua saham perbankan tersebut mencatat nilai transaksi yang berbeda, namun sama-sama masuk dalam sepuluh besar pembelian UBS selama periode pengamatan.

Dari sektor pertambangan dan sumber daya alam, UBS membukukan pembelian pada beberapa saham dengan nilai yang relatif besar. PT Merdeka Copper Gold Tbkdibeli senilai Rp123,9 miliar dengan volume 482.138 lot pada harga rata-rata Rp2.611.

PT Aneka TambangTbkjuga tercatat dibeli senilai Rp116,1 miliar dengan volume 332.045 lot di harga rata-rata Rp3.592.

Selain itu, PT Amman Mineral Internasional Tbkmasuk dalam daftar sepuluh besar dengan nilai beli Rp97,8 miliar. Volume transaksi AMMN tercatat 123.795 lot pada harga rata-rata Rp7.830 per saham.

Di luar saham-saham dengan harga menengah hingga tinggi, UBS juga mencatat pembelian pada saham berharga rendah dengan volume yang sangat besar.

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbkdibeli senilai Rp71,2 miliar dengan volume mencapai 4,3 miliar saham pada harga rata-rata Rp168.

Sementara itu, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbktercatat dibeli senilai Rp64,3 miliar dengan volume 9,6 miliar saham di harga rata-rata Rp67.

Kedua saham tersebut mencatat volume transaksi tertinggi di antara sepuluh saham koleksi UBS, meskipun nilai belinya berada di bawah saham-saham berkapitalisasi besar.

Perbedaan karakter transaksi tersebut tercermin dari kombinasi nilai, volume, dan harga rata-rata yang berbeda antar saham dalam daftar.

Jika dilihat secara keseluruhan, sepuluh saham dengan nilai beli terbesar melalui UBS Sekuritas Indonesia sepanjang 5–9 Januari 2026 tersebar di berbagai sektor, mulai dari alat berat dan otomotif, perbankan, pertambangan mineral dan logam, hingga infrastruktur dan teknologi.

Setiap saham dalam daftar mencatat kombinasi nilai transaksi, volume, dan harga rata-rata yang berbeda, mencerminkan aktivitas perdagangan yang beragam dalam periode yang sama.