Sejumlah saham berlikuiditas besar mencatat lonjakan volume dan nilai transaksi, mencerminkan minat pasar yang terfokus pada nama-nama tertentu di tengah perdagangan yang masih berlangsung.
Saham GOTO mencatat volume 128,69 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp904,01 miliar dan frekuensi 58.220 kali. Saham ini diperdagangkan pada harga 71, menguat 5,97 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Tingginya volume GOTO bisa dinilai sebagai pusat perhatian pelaku pasar pada sesi berjalan.
Di bawah GOTO, saham PT Bumi Resources Tbkmencatat volume 48,57 juta saham. Meski volumenya lebih rendah, nilai transaksinya justru paling besar, mencapai Rp2,05 triliun dengan frekuensi 160.210 kali. Saham BUMI diperdagangkan di harga 422, naik 3,94 persen.
Kombinasi volume, nilai, dan frekuensi ini menandakan aktivitas transaksi yang sangat padat pada saham tersebut.
Saham PT Merdeka Battery Materials Tbkjuga masuk dalam jajaran saham dengan volume tinggi. MBMA mencatat volume 10,30 juta saham dengan nilai transaksi Rp808,09 miliar dan frekuensi 86.160 kali.
Saham ini diperdagangkan di harga 780, menguat 0,65 persen hingga siang hari.
Berikutnya, PT Central Proteina Prima Tbkmencatat volume 8,35 juta saham dengan nilai transaksi Rp62,89 miliar dan frekuensi 13.940 kali. Saham CPRO berada di harga 74, menguat 2,78 persen.
Aktivitas ini menunjukkan minat yang relatif aktif meski dengan nilai transaksi yang lebih kecil dibandingkan saham-saham di atasnya.
Saham PT Darma Henwa Tbkmelengkapi daftar saham dengan volume tinggi. DEWA mencatat volume 8,26 juta saham dengan nilai transaksi Rp619,72 miliar dan frekuensi 55.650 kali. Saham ini diperdagangkan di harga 750, menguat 5,63 persen.
Secara umum, saham-saham dengan volume tinggi pada perdagangan siang hari ini didominasi oleh emiten berlikuiditas besar dan saham-saham yang sebelumnya aktif diperdagangkan.
Seluruh saham dalam daftar top volume tercatat menguat, menandakan adanya minat beli yang relatif solid hingga pertengahan sesi.
Pergerakan ini menjadi cerminan fokus pelaku pasar pada saham-saham tertentu, sementara arah pasar secara keseluruhan masih menunggu konfirmasi hingga penutupan perdagangan.