Simak, Lima Saham yang Diborong UBS Sekuritas pada Pekan ini

Merujuk data perdagangan Stockbit, pada periode tersebut saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbktercatat sebagai emiten yang diborong UBS dengan nilai terbesar.

Broker dengan kode AK ini membukukan nilai pembelian saham ADRO mencapai Rp296,2 miliar dengan volume sekitar 1,3 juta lot di harga rata-rata Rp.2.226.

Besarnya nilai ini menjadikan ADRO sebagai salah satu saham yang paling aktif diserap UBS pada pekan ini.

Selanjutnya, PT Aneka Tambang Tbkjuga masuk dalam daftar pembelian utama. UBSĀ  mencatat nilai beli saham ANTM sekitar Rp190,2 miliar dengan harga rata-rata di kisaran Rp3.934.

Di bawahnya, terdapat PT GoTo Gojek Tokopedia Tbkdengan nilai beli Rp177,3 miliar dan volume yang cukup besar yakni 25,3 juta lot pada harga rata-rata Rp70.

Sementara itu, saham perbankan besar seperti PT Bank Central Asia Tbkdan PT Bank Rakyat Indonesia Tbkmasuk ke dalam jajaran lima besar pembelian UBS pekan ini.

BBCA dibeli dengan nilai Rp159,6 miliar dengan harga rata-rata Rp8.048, sedangkan UBS menyerok saham BBRI dengan nilai beli sekitar Rp139,3 miliar di harga rata-rata Rp3.747.

Di sisi lain, aktivitas penjualan UBS juga terlihat cukup menonjol di beberapa saham. Saham PT Bumi Resources Tbkmenjadi emiten dengan nilai jual terbesar mencapai Rp191,6 miliar dengan volume 4 juta lot di harga rata-rata Rp436.

Berikutnya, PT Rukun Raharja Tbktercatat dijual UBS senilai Rp182,2 miliar dengan volume 249.116 lot di harga rata-rata Rp7.128.

Selain itu, UBS juga mencatatatkan penjualan pada sahan PT Raharja Energi Cepu Tbksebesar Rp72,9 miliar, PT PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK sekitar Rp72,7 miliar, serta PT Indika Energi Tbkdengan nilai jual Rp32,7 miliar.

Harga rata-rata jual pada saham-saham tersebut berada di kisaran Rp9.251 untuk RATU, Rp7.578 untuk CBDK, dan Rp3.235 untuk saham INDY.