WIFI dan ASR Siapkan Ekosistem 5G Baru, Ini Teknologinya

Perangkat tersebut diproduksi dalam skala besar menggunakan platform chipset ASR1901 yang dikembangkan ASR Microelectronics.

Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbksekaligus Presiden Direktur PT Telemedia Komunikasi Pratama, Shannedy Ong, menyampaikan kolaborasi tersebut bertujuan memperluas penerapan teknologi 5G dalam kebutuhan konektivitas rumah tangga dan pelaku usaha.

“Kami ingin menghadirkan 5G berperforma tinggi ke rumah, bisnis, dan komunitas secara nyata.

Implementasi ini memungkinkan konektivitas yang terjangkau dan andal sehingga masyarakat dapat berpartisipasi lebih luas dalam ekonomi digital,” ujar Shannedy Ong dalam pernyataan resmi perusahaan.

Ia menjelaskan perangkat CPE berbasis ASR1901 telah memasuki tahap produksi massal dan mulai diterapkan dalam jaringan 5G Fixed Wireless Accessyang dikembangkan oleh WIFI.

Teknologi tersebut dirancang untuk menyediakan akses internet tetap berkecepatan tinggi tanpa memerlukan instalasi jaringan serat optik secara masif.

Dalam pengembangannya, WIFI bekerja sama dengan ASR Microelectronics yang menyediakan platform chipset 5G NR ASR1901 untuk mendukung implementasi jaringan FWA.

Perangkat tersebut juga dipamerkan dalam ajang industri komunikasi global Mobile World CongressBarcelona 2026.

Kolaborasi teknologi ini telah berlangsung sekitar satu setengah tahun dan difokuskan pada pengembangan ekosistem jaringan 5G FWA pada spektrum 1,4 GHzWIFI melalui anak usahanya PT Telemedia Komunikasi Pratama diketahui telah memperoleh spektrum frekuensi tersebut untuk wilayah Region 1 yang mencakup Jawa, Maluku, dan Papua setelah melalui proses persetujuan regulator.

Platform ASR1901 sendiri merupakan chipset komunikasi berbasis standar 3GPP Release 16 yang mendukung arsitektur jaringan standalonemaupun non-standaloneDalam implementasi FWA, platform tersebut dirancang untuk menghadirkan konektivitas fixed broadband berkecepatan tinggi dengan efisiensi biaya yang lebih baik dibandingkan pembangunan jaringan serat optik secara konvensional.

Melalui teknologi tersebut, WIFI menargetkan penyediaan akses internet bagi rumah tangga serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengahImplementasi jaringan FWA memungkinkan layanan fixed broadband digelar lebih cepat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur jaringan kabel.

Kolaborasi ini juga terhubung dengan pengembangan layanan Internet Rakyatyang diluncurkan untuk memperluas akses internet terjangkau di Indonesia.

Program tersebut mencatat lebih dari 1,1 juta pengguna telah melakukan pra-registrasi sejak November 2025 sebelum peluncuran komersial pada Februari 2026.

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.