IHSG Tergelincir ke Level 7.022, EMAS hingga BBCA Catat Transaksi Jumbo

Mengutip data perdagangan Stockbit, aktivitas transaksi di seluruh pasar mencatat volume sekitar 320,73 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp15,98 triliun dan frekuensi sekitar 1,67 juta kali transaksi.

Pelemahan indeks terjadi seiring tekanan pada sebagian besar sektor. Teknologi menjadi sektor yang menurun paling dalam dengan koreksi 2,34 persen.

Sektor energi juga melemah 2,24 persen, diikuti sektor bahan bakuyang turun 1,82 persen.

Selain itu, sektor transportasi dan logistik terkoreksi sekitar 1,57 persen, sementara sektor properti turun sekitar 2,28 persen. Sektor infrastruktur juga mencatat pelemahan sekitar 0,63 persen.

Di tengah tekanan tersebut, hanya beberapa sektor yang mencatat penguatan terbatas. Sektor keuangan naik sekitar 0,45 persen, sektor industri menguat 0,21 persen, serta sektor kesehatan naik sekitar 0,13 persen.

Dari sisi aktivitas perdagangan saham, beberapa emiten mencatat nilai transaksi terbesar di pasar. PT Merdeka Gold Resources Tbkmenjadi saham dengan nilai transaksi tertinggi sekitar Rp1,14 triliun.

Di bawahnya terdapat PT Bank Central Asia Tbkdengan nilai transaksi sekitar Rp865,06 miliar, diikuti PT Bank MandiriTbksebesar Rp699,87 miliar.

Sementara itu, PT Bumi Resources Tbkmencatat nilai transaksi sekitar Rp688,72 miliar, sedangkan PT Bumi Resources Minerals Tbkmembukukan nilai transaksi sekitar Rp655,31 miliar.

Dari sisi volume perdagangan, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbktercatat menjadi salah satu saham dengan volume transaksi terbesar sekitar 63,67 juta saham.

Selanjutnya terdapat BUMI dengan volume sekitar 33,25 juta saham, diikuti PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbksekitar 12,54 juta saham, PT Bersama Zatta Jaya Tbksekitar 10,50 juta saham, serta BRMS sekitar 9,38 juta saham.