ENRG Dominasi Transaksi Top Gainers tapi NZIA Pimpin Kenaikan Harga

PT Energi Mega Persada Tbkmencatat nilai transaksi sebesar Rp397,28 miliar, tertinggi di antara saham dalam daftar top gainer.

Volume transaksi mencapai 2,54 juta saham dengan frekuensi 41.180 kali, disertai net foreign buy sebesar Rp4,28 miliar.

Harga saham ENRG ditutup menguat 12,54 persen ke level 1.615. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan tingginya aktivitas transaksi dibandingkan saham lain dalam daftar yang sama.

Di sisi lain, PT Nusantara Almazia Tbkmencatat kenaikan harga tertinggi sebesar 34,72 persen ke level 194. Nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp16,45 miliar dengan volume 947,76 ribu saham dan frekuensi 9.050 kali.

NZIA juga mencatat net foreign buy sebesar Rp221,74 juta. Dengan kenaikan tersebut, saham ini menjadi pemimpin penguatan harga dalam daftar top gainer.

Selain ENRG dan NZIA, sejumlah saham lain juga mencatat penguatan signifikan. PT Soho Global Health Tbknaik 24,92 persen ke level 2.030 dengan nilai transaksi Rp670,96 juta.

PT Citra Buana Prasida Tbkmenguat 24,65 persen ke level 354 dengan nilai transaksi Rp793,20 juta. PT Fortune Mate Indonesia Tbkjuga naik 24,32 persen ke level 276 dengan nilai transaksi Rp536,80 juta.

Saham PT MDTV Media Technologies Tbkmencatat kenaikan 19,48 persen ke level 92 dengan nilai transaksi Rp32,51 miliar dan volume 3,49 juta saham. Frekuensi transaksi tercatat 18.610 kali dengan net foreign buy Rp54,94 juta.

PT Armada Berjaya Trans Tbkmenguat 16,67 persen ke level 133 dengan nilai transaksi Rp28,14 miliar. Namun, saham ini mencatat net foreign sell sebesar Rp648,78 juta.

PT Map Boga Adiperkasa Tbknaik 13,89 persen ke level 1.640 dengan nilai transaksi Rp3,87 juta dan volume 26 saham. Sementara itu, PT Metropolitan Land Tbknaik 12,75 persen ke level 575 dengan nilai transaksi Rp32,65 juta.

PT Dafam Property Indonesia Tbkturut menguat 11,11 persen ke level 80 dengan nilai transaksi Rp3,94 miliar dan volume 469,18 ribu saham.

Perbedaan antara dominasi nilai transaksi dan kenaikan harga terlihat dari distribusi aktivitas perdagangan.

ENRG memimpin dari sisi nilai dan aktivitas transaksi, sementara NZIA mencatat persentase kenaikan harga tertinggi dalam daftar yang sama.