Direktur Utama mahakaX Adrian Syarkawi mengatakan perseroan memiliki fondasi ekosistem terintegrasi yang diyakini mampu memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pionir media kreatif digital di Indonesia.
“Dengan ekosistem yang terintegrasi, talenta kreatif yang kuat, serta unit bisnis yang saling melengkapi, kami percaya mahakaX dapat terus memperkuat posisinya sebagai pelopor ekosistem media digital kreatif di Indonesia,” ujar Adrian dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 28 Mei 2026.
Adrian sendiri resmi menduduki posisi Direktur Utama setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa2026 yang digelar Senin, 25 Mei. Ia menggantikan Ronny W. Sugiadha yang sebelumnya memimpin perseroan.
Dalam agenda yang sama, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Aditama Wahyudi Mirza sebagai Direktur Perseroan.
Restrukturisasi jajaran direksi tersebut menjadi bagian dari strategi korporasi untuk memperkuat kesinambungan bisnis, menjaga disiplin finansial, sekaligus membuka ruang kolaborasi strategis yang lebih luas di sektor media digital kreatif.
Di tengah transformasi tersebut, kinerja keuangan perseroan masih menghadapi tekanan. mahakaX membukukan pendapatan sebesar Rp184 miliar sepanjang tahun buku 2025, turun sekitar 12 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Perseroan juga mencatat EBITDA negatif sebesar Rp11 miliar, rugi operasional Rp15 miliar, serta rugi bersih mencapai Rp26 miliar.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, perusahaan memutuskan tidak membagikan dividen tahun buku 2025 lantaran kondisi ekuitas yang masih berada pada posisi negatif.
Adrian menilai fase berikutnya bagi mahakaX bukan sekadar mempertahankan bisnis, melainkan memastikan fondasi yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir mampu menghasilkan pertumbuhan yang lebih berkesinambungan.
Menurutnya, industri media dan ekonomi kreatif kini bergerak semakin dinamis dan kompetitif.
Karena itu, perusahaan perlu memperkuat kemampuan adaptasi, menjaga relevansi konten, meningkatkan kualitas eksekusi, serta mengoptimalkan monetisasi ekosistem bisnis.
Dari sisi strategi, mahakaX akan berfokus pada tiga agenda utama, yakni menjaga kesinambungan kinerja positif, memperkuat tata kelola perusahaan dan disiplin keuangan, serta memperluas kemitraan strategis di sektor media digital kreatif.
Ke depan, perseroan optimistis dapat menjaga arah pertumbuhan jangka panjang melalui inovasi berkelanjutan, kolaborasi lintas sektor, dan pengelolaan bisnis yang lebih terukur serta efisien.