Saham DSSA Jadi Incaran Pekan ini, BUMI Paling Banyak Dilepas

Catat Nilai Transaksi Rp6,93 Triliun, DSSA Pekan Depan Uji Resistance Rp1.080DSSA Jadwalkan RUPSLB, Ada Dua Agenda yang Perlu Diperhatikan Investor

Posisi lima besar saham dengan aksi jual tertinggi ditutup oleh PT Merdeka Gold Resources Tbkyang mencatatkan net sell sebesar Rp172,2 miliar.

Transaksi saham EMAS berlangsung pada harga rata-rata Rp8.808 per lembar dengan volume pelepasan 185,5 ribu lot. Catatan net foreign sell pada saham EMAS mencapai Rp68,9 miliar, sementara frekuensi transaksi bersih tercatat 673 kali.

Perdagangan Saham Sepekan Negatif, Transaksi Harian Anjlok 28 Persen

Bursa Efek Indonesiamencatat data perdagangan saham selama sepekan periode 24-27 Agustus 2026 berada di zona negatif.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan kapitalisasi pasar BEI selama sepekan sebesar Rp11.431 triliun. Angka ini turun 0,16 persen dibanding pekan lalu yang sebanyak Rp11.449 triliun.

Kemudian, pergerakan Indeks Harga Saham Gabunganturut mengalami penurunan. Kautsar bilang, pada pekan ini indeks menyusut 0,12 persen.

“Sehingga ditutup pada level 6.518,121 dari posisi 6.525,690 pada pekan sebelumnya,” ujar dia dalam keterangannya, Jumat, 28 Agustus 2026.

Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami penurunan sebesar 1,84 persen menjadi Rp15,29 triliun dari Rp15,57 triliun pada pekan sebelumnya.

Sedangkan, lanjut Kautsar, rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini sebesar 36,05 miliar lembar saham, atau anjlok 28,33 persen dari pekan sebelumnya yang mencapai 50,30 miliar lembar saham.

Sementara itu rata-rata frekuensi transaksi harian juga mmengalami penurunan sebesar 2,64 persen menjadi 2,15 juta kali transaksi dari 2,21 juta kali transaksi pada pekan lalu.

“Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp482,24 triliun dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp70,360 triliun,” pungkas Kautsar.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.