Buana Lintas LautanCuri Peluang dari Blokade Selat Hormuz
Foreign Flow Masih Menjadi Beban
Saham Rokok Terbang usai Cukai Hasil Tembakau Dipastikan tak Naik di 2026
Sementara pada sisi atas:
- Rp438: resistance terdekat dari orderbook
- Rp447: resistance DeMark
- Rp456: resistance Fibonacci
- Rp460–Rp462: area resistance penting
- Rp470–Rp493: target lanjutan apabila momentum menguat
- Rp522: resistance berikutnya
Level Rp462 menjadi sangat penting karena berdekatan dengan pivot resistance klasik Rp462 dan resistance Woodie Rp460.
Skenario Bullish
BULL berpeluang melakukan technical rebound apabila mampu mempertahankan Rp433–Rp436, kemudian menembus Rp438. Konfirmasi yang lebih kuat muncul jika harga mampu melewati Rp447 dan Rp456 dengan volume tetap tinggi.
Jika Rp462 berhasil ditembus, ruang penguatan menuju Rp470–Rp493 terbuka.
Namun, mengingat offer saat ini lebih tebal dan foreign flow masih net sell, breakout sebaiknya dikonfirmasi dengan peningkatan harga dan volume, bukan hanya kenaikan sementara.
Skenario Bearish
Sebaliknya, jika BULL gagal mempertahankan Rp433 dan kembali menembus Rp426 ke bawah, tekanan jual berpotensi semakin besar.
Support berikutnya berada di sekitar Rp402, sementara berdasarkan data teknikal lainnya area support 10 hari berada di sekitar Rp404. Sistem teknikal eksternal juga masih melihat Rp478 sebagai resistance penting.
Kondisi bearish akan semakin kuat apabila penurunan di bawah support disertai volume besar dan foreign net sell kembali meningkat.
BULL memang menjadi saham dengan aktivitas perdagangan tertinggi, tetapi tingginya frekuensi transaksi belum otomatis berarti akumulasi.
Pada Jumat, BULL mencatat 79.334 transaksi, volume 1,72 miliar saham dan nilai Rp786,7 miliar, tetapi harga justru turun 3,54 persen ke Rp436.
Orderbook juga memperlihatkan offer sekitar 3,44 juta lot berbanding bid 1,96 juta lot, sehingga tekanan supply masih cukup besar.
Di sisi lain, fundamental semester I-2026 mengalami peningkatan signifikan, dengan laba bersih naik lebih dari enam kali lipat dan pendapatan tumbuh 84 persen.
Karena itu, BULL saat ini berada dalam fase tarik-menarik antara fundamental yang membaik dan tekanan teknikal jangka pendek.
Untuk pekan depan, Rp433 menjadi level pertahanan penting. Selama area tersebut bertahan, peluang rebound masih terbuka.
Namun, konfirmasi penguatan baru lebih meyakinkan jika BULL mampu kembali melewati Rp447–Rp456, lalu menembus Rp460–Rp462 dengan volume yang mendukung.
Sebaliknya, kehilangan Rp426 akan meningkatkan risiko BULL bergerak menuju area Rp402–Rp404.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.