SurgeResmi Undur Jadwal RUPSLB, Catat Tanggal Perubahannya!WIFI Lepas 70 Persen Saham JDU, Kinerja Masih Aman?
Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas indukmelonjak 118 persen yoy mencapai Rp496,8 miliar.
Hingga akhir Juni 2026, total pelanggan layanan internet perseroan mencapai 2,3 juta pelanggan, yang terdiri dari 1,85 juta pelanggan FTTH Starlite dan 513 ribu pelanggan FWA IRA.
Perseroan mengelola jaringan fiber optic backbone sepanjang lebih dari 8.000 kilometer di sepanjang koridor kereta api serta memiliki bentangan jangkauan hingga 3 juta homes passed.
Alokasi Capex Rp7 Triliun dan Target 2026
Untuk mendukung target jangka panjang, perseroan mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp7 triliun pada tahun 2026.
Alokasi dana capex tersebut difokuskan untuk penambahan home connection bisnis FTTH, pengadaan perangkat stasiun pemancarlayanan FWA, fiberisasi menara telekomunikasi sebesar Rp500 miliar, serta pengembangan kapasitas jaringan backbone nasional.
Mengenai strategi jangkauan nirkabel, Shannedy Ong menambahkan bahwa perseroan juga mengakselerasi ekspansi lokasi pemancar secara mandiri guna menembus area pemukiman padat.
“Kami mengadopsi strategi pendorongan deployment BTS melalui rooftop berbasis komunitas yang difokuskan pada rumah pelanggan maupun lokasi mitra.
Langkah ini menjadi solusi efektif untuk mempercepat penambahan lokasi pemancar FWA sekaligus meningkatkan pemanfaatan jaringan secara masif hingga akhir tahun,” tutur Shannedy.
Hingga akhir tahun 2026, perseroan membidik target akumulasi lebih dari 3 juta pelanggan gabungan FWA dan FTTH, peningkatan jaringan hingga 5.500 lokasi sites FWA, serta perluasan cakupan hingga 3,5 juta homes passed FTTH.
Perseroan juga memproyeksikan margin EBITDA secara konsisten berada di kisaran.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.