Asing Lepas GOTO Rp927 Miliar Sepekan, Sahamnya Diserok Habis oleh Ritel Lokal?

GOTO Paling Banyak Dibuang Asing Pekan ini, EMAS Laris ManisLagi-lagi Saham GOTO ARB!

Investor Ritel Domestik Tampung Saham Perbankan

Selain menduduki puncak akumulasi bersih, pergerakan saham-saham pilihan lain dalam daftar top stock diwarnai aksi koleksi pada sektor komoditas dan perbankan.

Saham PT Bukit Asam Tbkmencatatkan net buy sebesar Rp57,4 miliar dengan akumulasi beli bersih asing mencapai Rp29,1 miliar. Saham PT Bank MandiriTbkjuga mengantongi transaksi beli bersih sebesar Rp28,5 miliar.

Emiten pelayaran PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbkdan PT Adaro Andalan Indonesia Tbkturut dikoleksi investor masing-masing senilai Rp25,1 miliar dan Rp23,5 miliar.

Di zona distribusi bersih, tekanan jual paling deras menimpa saham PT Singaraja Putra Tbkyang membukukan net sell sebesar Rp134,7 miliar.

Posisinya disusul oleh emiten perbankan PT Bank Rakyat IndonesiaTbkdengan net sell mencapai Rp118,6 miliar dan net foreign sell senilai Rp171,4 miliar.

Selain itu, saham PT Petrosea Tbk, PT Barito Renovables Energy Tbk, serta PT Amman Mineral Internasional Tbkikut dilepas pasar masing-masing sebesar Rp91,7 miliar, Rp76,7 miliar, dan Rp71,9 miliar.

Meskipun laju IHSG tertahan arus kelolaan modal asing yang keluar, masuknya aliran dana lokal ke saham-saham big cap mampu menahan kejatuhan indeks lebih dalam.

Dominasi pemodal domestik yang mencapai 62,08 persen dari total nilai transaksi bursa memberi bantalan resiliensi bagi pasar modal nasional.

Pelaku pasar modal kini mencermati potensi pembalikan arah arus dana asing pada pekan mendatang seiring penyesuaian portofolio kuartal IV 2026.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.