BRMS Dinilai Masih Terjebak Fase Koreksi, tapi Punya Peluang Rebound

Perdana, Anak Bos Bakrie Group Serok 750 Ribu Saham BRMS di Harga Rp665Bos BRMS Beber Perkembangan Proyek Tambang Emas Bawah Tanah Palu, ini Detailnya

“Kami sangat puas dengan kemajuan operasional kami. Terlepas dari faktor makro yang dapat memengaruhi harga dan permintaan emas di pasar domestik, kami percaya fundamental BRMS tetap kuat.

Operasi pushback di Poboya, Palu telah berhasil diselesaikan Juli lalu. Hasilnya, produksi emas dari tambang terbuka kami diperkirakan naik pada semester II-2026,” ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 16 September 2026.

Agus menambahkan bahwa peningkat kapasitas pabrik pengolahan serta bijih emas berkadar tinggi dari tambang bawah tanah akan menopang produksi emiten dalam beberapa tahun ke depan.

“Pabrik pengolahan emas yang baru dibangun dengan kapasitas 2.000 ton per hari serta bijih kadar tinggi dari area tambang bawah tanah akan memungkinkan kami untuk terus meningkatkan produksi emas pada tahun 2027 dan 2028,” kata Agus.

Anak usaha perseroan, PT Citra Palu Minerals, mencatatkan penambahan panjang terowongan bawah tanah yang kini telah menembus lebih dari 975 meter dari portal akses.

Kedalaman terowongan tersebut telah mencapai sekitar 140 meter dari permukaan tanah.

Selain itu, fasilitas ventilasi udara pertama telah selesai dibangun, sementara fasilitas ventilasi kedua masih dalam tahap konstruksi dan ditargetkan rampung pada semester I 2027.

Melalui penyelesaian infrastruktur tersebut, CPM dijadwalkan dapat memulai penambangan bijih emas berkadar tinggidi atas 3,2 gram per ton dari area bawah tanah pada pertengahan tahun 2027.

Di saat yang sama, perseroan menargetkan peningkatan kapasitas pabrik pengolahan emas dari 500 ton menjadi 2.000 ton bijih per hari rampung pada awal 2027.

Di luar proyek Palu, BRMS membeberkan aktivitas eksplorasi pada prospek tambang tembaga di Gorontalo, Sulawesi.

Anak usaha perseroan, PT Gorontalo Minerals, saat ini mengoperasikan empat mesin bordi situs tambang Cabang Kiri East.

Pada tahun 2027, GM berencana menambah pengoperasian menjadi tujuh mesin bor di tiga lokasi tambang dan ditargetkan mengumumkan hasil sumber daya mineral tembaga pada semester I-2027.

Dari sisi keuangan dan produksi, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar USD95,79 juta pada semester I 2026, turun dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD120,84 juta.

Laba bersih perseroan tercatat sebesar USD13,28 juta pada semester I 2026.

Penjualan emas perseroan pada paruh pertama 2026 mencapai 21.091 troy onsdengan harga jual rata-rata USD4.400 per troy ons, sementara penjualan perak sebesar 44.258 troy onsdengan harga rata-rata USD67,44 per troy ons.

Sebelumnya, perseroan sempat menghadapi kendala penyerapan emas di pasar domestik pada kuartal II-2026 akibat kondisi kelebihan pasokan, di mana pembeli lokal menuntut harga diskon.

Kondisi tersebut menyebabkan BRMS hanya mampu menjual sekitar 70 persen dari total produksi emasnya pada periode tersebut.

Namun, manajemen memastikan tantangan penyerapan ini telah teratasi setelah PT Citra Palu Minerals mengamankan kontrak penjualan dengan PT Aneka Tambang Tbkmulai akhir Juni 2026 untuk menyerap mayoritas produksi emas bulanan secara kompetitif hingga Juni 2028.

Selain kemitraan strategis dengan ANTM, pemulihan kinerja pada semester II-2026 juga akan didorong oleh normalisasi tambang terbuka pasca selesainya operasi pushback di situs River Reef.

Selesainya tahapan tersebut memungkinkan perseroan kembali menambang bijih emas dengan kadar yang lebih tinggi, sehingga volume produksi dan penjualan emas diperkirakan melonjak signifikan pada paruh kedua tahun ini.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.