Asing Rutin Jual Saham GOTO Sepekan, ULTJ Jadi Incaran Beli

Saham GOTO hingga MNC Grup Masuk Jajaran Top Losers Sepekan, DADA Ikut TerkaparAsing Lepas GOTO Rp927 Miliar Sepekan, Sahamnya Diserok Habis oleh Ritel Lokal?

Kapitalisasi pasar BEI pada pekan ini sebesar Rp10.701 triliun atau naik tipis 0,69 persen dibanding minggu sebelumnya yang senilai Rp10.627 triliun.

Namun begitu, rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mengalami koreksi sebesar 7,62 persen menjadi 46,53 miliar lembar saham dari 50,37 miliar lembar pada pekan sebelumnya.

Adapun, rata-rata frekuensi transaksi harian pada pekan ini juga melemah menjadi 1,67 juta kali transaksi dibanding 1,68 juta kali transaksi pada pekan lalu.

“Investor asing hari ini (Jumat, 9 Oktober 2026);mencatatkan nilai beli bersih Rp30,40 miliar dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp84,99 triliun,” pungkas Aulia.

IHSG Bisa Tembus 7.200?

Beberapa waktu lalu diberitakan, Indeks Harga Saham Gabungandiproyeksikan masih menghadapi tekanan eksternal hingga penghujung 2026.

Kiwoom Sekuritas menilai, tekanan IHSG secara eksternal dipengaruhi kenaikan suku bunga Amerika SerikatSementara peluang kenaikan lanjutan dianggap dapat menjaga volatilitas pasar saham Indonesia, terutama melalui pergerakan imbal hasil US Treasury 10 tahun, nilai tukar rupiah, serta arus dana asing.

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata mengatakan, kenaikan suku bunga Federal Reservesebesar 25 basis pointsmenjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor.

Tekanan tersebut berpotensi merembet ke pasar saham Indonesia melalui kenaikan yield obligasi AS, pelemahan rupiah, hingga perubahan arah aliran dana asing.

“Fed hike 25 bps dan peluang kenaikan lanjutan masih menjadi tekanan untuk IHSG, terutama lewat US10Y lebih dari 5 persen, Rupiah dan foreign flow.

Sampai akhir tahun saya masih melihat IHSG volatile dengan flow asing mixed-to-negative,” kata Liza dalam keterangan risetnya, Kamis, 17 September 2026.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.