ASLC Ekspansi, akan Buka Dua Showroom di Akhir 2025

Presiden Direktur ASLC, Jany Candra mengatakan, perluasan jangkauan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat penetrasi di pasar mobil bekas dengan model Online to Offline

“Dalam visi Perseroan, kombinasi platform digital dan kehadiran fisikakan memberikan pengalaman transaksi yang lebih aman, transparan, dan terpercaya.

Selain itu, strategi Online to Offlinejuga diterapkan untuk menjangkau lebih banyak konsumen di segmen mobil bekas,” ujar dia dalam keterangan resmi, Senin, 6 Oktober 2025.

Seluruh langkah dan strategi tersebut diyakini akan bisa berjalan secara efektif, mengingat sebagai emiten yang bergerak di bidang perdagangan otomotif omnichannel, ASLC memiliki ekosistem bisnis yang mendukung pergerakan di pasar retail yaitu dan Cartalog.

Perlu diketahui, Cartalog merupakan bagian penting dari fungsi price engine. Sementara menggunakan price engine untuk menetapkan harga beli dan harga jual kendaraan.

Dalam jangka panjang, Perseroan melihat bahwa Cartalog memiliki potensi ekonomis yang dapat dikomersialkan. Adapun untuk saat ini, model bisnis yang dijalankan adalah berbasis langgananbaik untuk segmen ritel maupun korporasi.

“Ekspansi showroom , penguatan ekosistem digital, dan pemanfaatan teknologi price engine melalui Cartalog menjadi pilar utama dalam memperbesar penetrasi ASLC di pasar mobil bekas.

Kami percaya strategi ini tidak hanya memperkuat posisi kompetitif, tetapi juga menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” tambah Jany.

Adapun pada semester I 2025, ASCL mencatat pendapatan sebesar Rp447,1 miliar, tumbuh 17,1 persen Year on YearDari capaian tersebut, menyumbang hingga 70 persen dari seluruh pendapatan Perseroan yaitu sebesar Rp313,4 miliar.

Sebelumnya, masih di tahun ini, telah resmi menambah dua showroom baru yang berlokasi di Cibubur dan Pasir Kaliki, Bandung. Showroom di Pasir Kaliki ini merupakan cabang yang keempat di Kota Bandung.

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.