Indeks Keyakinan Konsumen Turun, Optimisme Tetap Terjaga

Meski mengalami penurunan, Bank Indonesiamemastikan tingkat keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional masih solid.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyebut kepercayaan konsumen tetap berada di zona optimistis, lantaran angkanya masih bertahan di atas 100.

“Stabilitas keyakinan konsumen pada September 2025 didorong oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Inidan Indeks Ekspektasi Konsumenyang masih mencerminkan optimisme,” ujar Denny dalam pernyataan resmi, Rabu, 8 Oktober 2025.

Namun, kedua indikator tersebut sama-sama mengalami koreksi. IKE turun menjadi 102,7, sementara IEK melemah ke 127,2, dari posisi bulan sebelumnya masing-masing 105,1 dan 129,2.

Dari sisi pengeluaran, kelompok dengan belanja di atas Rp5 juta per bulan mencatat IKK tertinggi, yakni 124,8, meningkat dari 120,9 pada Agustus.

Sementara kelompok pengeluaran Rp1 juta – Rp2 juta juga menguat ke 105,5 dari 102,9, dan kelompok Rp4,1 juta – Rp5 juta naik tipis ke 118.

Sebaliknya, sebagian kelompok lain menunjukkan pelemahan. Responden dengan pengeluaran Rp2,1 juta – Rp3 juta turun ke 104,2 dari 108,1, dan kelompok Rp3,1 juta – Rp4 juta melemah ke 109,1 dari 116,9.

Dari sisi usia, optimisme tertinggi datang dari kelompok 20–30 tahun dengan indeks mencapai 120,6, sedikit meningkat dibanding bulan sebelumnya 120,5.

Secara wilayah, survei BI menunjukkan penurunan IKK di sejumlah kota besar seperti Medan, Manado, dan Padang.

Sebaliknya, tren peningkatan terekam di Mataram, Makassar, dan Pontianak, yang mencatat lonjakan keyakinan paling signifikan sepanjang periode survei.