Saham MAHA Diborong Dirut, Harganya Naik Segini
Dari sisi jumlah pemegang saham pemilik SID, perseroan mencatatkan penurunan sebanyak 320 nasabah, dari 15.725 pemegang saham pada bulan sebelumnya menjadi 15.405 pemegang saham pada akhir Juli 2026.
Gerak Saham
Saham AUTO berkutat di zona hijau setelah menguat 1,18 persen atau naik 40 poin ke level Rp3.440 pada sesi I perdagangan Senin, 31 Agustus 2026.
Sepanjang hari perdagangan, harga saham AUTO sempat menyentuh level tertinggi di posisi Rp3.520 per lembar dan titik terendah pada Rp3.350 per lembar.
Total volume transaksi yang tercatat mencapai 85,5 ribu lot dengan nilai transaksi keseluruhan sebesar Rp29,3 miliar serta harga rata-rata perdagangan berada pada angka Rp3.431 per lembar.
Penguatan harga saham AUTO menunjukkan konsistensi tren positif dalam berbagai rentang waktu, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Dalam kurun waktu satu minggu terakhir, harga saham perseroan melonjak 10,97 persen dari level terendah mingguan Rp3.080 per lembar hingga bergerak menuju posisi Rp3.440 per lembar.
Performa impresif itu berlanjut pada rentang satu bulan dengan kenaikan mencapai 24,64 persen dari titik terendah bulanan Rp2.730 per lembar.
Sementara itu, untuk periode tiga bulan dan enam bulan, saham AUTO mencatatkan penguatan masing-masing sebesar 35,97 persen dan 18,62 persen, bergerak dari batas terendah periode tersebut di posisi Rp2.230 per lembar.
Secara akumulatif sepanjang tahun berjalan atau Year to Date, pergerakan saham AUTO menguat sebesar 27,88 persen dengan titik terendah tahunan di level Rp2.230 per lembar.
Kinerja dalam jangka waktu satu tahun juga mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 41,56 persen.
Adapun untuk periode jangka panjang, saham emiten anak usaha Grup Astra ini tumbuh 6,17 persen dalam tiga tahun terakhir dari harga terendah Rp1,775 per lembar.
Penguatan terbesar terlihat pada rentang lima tahun dengan kenaikan mencapai 238,92 persen dari titik terendah Rp1.000 hingga pernah menyentuh harga tertinggi Rp3.620 per lembar.
Dalam kurun waktu 10 tahun, saham AUTO secara keseluruhan telah melonjak 49,57 persen dari harga terendah historis di level Rp620 per lembar.
Pergerakan harga saham AUTO turut didukung oleh pandangan positif dari kalangan analis pasar modal.
Berdasarkan konsensus terbaru per 31 Agustus 2026 di Stockbit, sebanyak 10 analis memberikan penilaian dan seluruhnya secara bulat mengeluarkan rekomendasi buy atau beli untuk saham perseroan, tanpa ada rekomendasi hold maupun sell.
Dari sisi proyeksi harga, rata-rata target hargadari para analis berada pada level Rp3.344 per lembar.
Proyeksi batas bawah atau perkiraan terendahditetapkan pada harga Rp3.150 per lembar, sementara proyeksi batas atas atau perkiraan tertinggiditargetkan mampu mencapai level Rp3.600 per lembar.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.