Beragam hasil alam dan kekayaan lingkungan di sekitar kawasan Gunung Gede Pangrango di desa tersebut, dikembangkan menjadi produk lokal hingga aktivitas wisata yang menggerakkan ekonomi masyarakat.
Desa yang termasuk dalam program Desa Sejahtera Astra binaan PT Astra International Tbk ini tercatat mengembangkan sejumlah potensi, mulai dari olahan buah sawo menjadi sambal, produksi gula aren, hingga wisata river tubing dan jelajah kampung.
Dengan luas wilayah 999,40 hektare serta jumlah penduduk mencapai 7.627 jiwa, Desa Gede Pangrango diberkahi potensi alam yang menjadi salah satu basis pengembangan ekonomi masyarakat.
Lokasinya di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang telah diakui UNESCO sebagai bagian dari Cagar Biosfer Dunia, turut mendukung pengembangan wisata berbasis alam dan masyarakat.
Pengembangan desa tersebut dilakukan melalui langkag kolaborasi masyarakat dengan berbagai pihak.
Melalui program Desa Sejahtera Astra, perusahaan berkode saham ASII tersebut melakukan pendampingan kepada masyarakat.
Pendampingan yang dilakukan Astra terdiri dari beberapa sektor yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, sampai kewirausahaan.
“Melalui Desa Sejahtera Astra, kami percaya setiap desa memiliki potensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya.
Di Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango, Astra bersama masyarakat terus mendorong pengembangan potensi lokal melalui berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga kewirausahaan,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto dalam keterangannya, Selasa, 29nSeptrmver 2026.
Boy berharap, kolaborasi Astra dan masyarakat setempat mampu memperkuat tingkat kemandirian ekonomi hingga menciptakan manfaat keberlanjutan dalam pengolahan potensi alam dan sumber daya di kawasan Desa Gede Pangrango.
Astra mencatat, pendampingan di sektor kewirausahaan membantu masyarakat desa mengolah komoditas hasil alam menjadi produk bernilai tambah.
Buah sawo dari kebun warga dikembangkan menjadi sambal sawo, sedangkan gula aren menjadi salah satu produk lokal yang dipasarkan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
Sementara untuk aktivitas wisata, River tubing dan wisata jelajah kampung menjadi bagian dari paket wisata yang menawarkan pengalaman berbasis lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat.
Pengembangan ekonomi ini berjalan beriringan dengan program sosial dan lingkungan yang didampingi Astra. Pada bidang kesehatan, masyarakat mendapat dukungan melalui penguatan kegiatan Posyandu dan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas.
Sementara di bidang pendidikan, anak-anak memperoleh ruang untuk mengembangkan kreativitas melalui kegiatan seni dan musik, seperti angklung dan drumband.
Masyarakat juga mengembangkan pengelolaan sampah rumah tangga melalui pemilahan dan pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai guna. Salah satunya dengan mengolah limbah pipa PVC menjadi miniatur kendaraan.
Bagi Astra, sejumlah program tersebut dinilai melengkapi pengembangan Desa Gede Pangrango sebagai desa wisata.
Di samping wisata alam dan jelajah kampung, desa ini memiliki program unggulan berupa paket wisata, pengolahan sampah, penanganan stunting, serta musik Arumba.
Terkait capaian, Desa Gede Pangrango berhasil meraih Anugerah Desa Wisata Indonesia pada 2021 hingga 2024 dan Penghargaan Proklim Nasionalpada 2024.
Melalui program DSA, Astra bersama masyarakat Desa Gede Pangrango berupaya melanjutkan pengembangan potensi lokal untuk menghasilkan aktivitas ekonomi, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi segenap pihak, khususnya untuk masyarakat dan lingkungan.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.