Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumenyang berada pada level optimissebesar 117,2.
“Terjaganya keyakinan konsumen pada Agustus 2025 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomidan Indeks Ekspektasi Konsumenyang tetap berada pada level optimis,” ujar dia dalam keterangannya dikutip, Jumat, 12 September 2025.
Ramdan menyampaikan saat ini IEK tercatat sebesar 129,2, menurun dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 129,6.
Sementara itu, lanjut dia, IKE tercatat sebesar 105,1, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 106,6.
Di sisi lain, BI juga menyampaikan jika kinerja penjualan eceran diprakirakan tetap tumbuh pada Agustus 2025.
Hal ini tecermin dari Indeks Penjualan RiilAgustus 2025 yang tumbuh sebesar 2,7 persen year on yearRamdan bilang, kinerja penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, serta Barang Budaya dan Rekreasi.
“Secara bulanan, penjualan eceran pada Agustus 2025 diprakirakan mencatat kontraksi sebesar 0,3 persen, lebih baik dibandingkan dengan kontraksi sebesar 4,1 persenpada bulan sebelumnya didukung oleh kinerja penjualan Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau serta Subkelompok Sandang,” ungkapnya.
Pada Juli 2025, IPR tumbuh sebesar 4,7 persen, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Juni 2025 sebesar 1,3 persenRamdan mengatakan peningkatan IPR tersebut terutama didorong oleh kinerja penjualan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta Subkelompok Alat Tulis.
“Secara bulanan, penjualan eceran pada Juli 2025 terkontraksi sebesar 4,1 persenseiring dengan berakhirnya periode libur dan cuti bersama dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasionaldan libur sekolah,” jelasnya.
Dari sisi harga, jelas Ramdan, tekanan inflasi tiga bulan yang akan datang, yaitu pada Oktober 2025 diprakirakan stabil, sementara tekanan inflasi pada enam bulan mendatang, yaitu pada Januari 2026 diprakirakan meningkat.
Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga UmumOktober 2025 sebesar 134,8, relatif stabil dibandingkan dengan periode sebelumnya sebesar 134,7.
“Sementara itu, IEH Januari 2026 tercatat sebesar 169,3, lebih tinggi dari periode sebelumnya sebesar 163,4,”pungkasnya.