Berdasarkan data jadwal aksi korporasi Bursa Efek Indonesia, terdapat delapan emiten yang secara serentak memasuki masa Cum Dividend di pasar reguler dan pasar negosiasi pada perdagangan hari ini, Senin, 29 Juni 2026.
Para investor harian yang mengincar hak atas cipratan keuntungan perusahaan wajib mengamankan kepemilikan saham-saham tersebut hingga penutupan jam perdagangan sore nanti.
Langkah masuk pasar pada hari Cum Date menjadi syarat mutlak sebelum bursa memasuki periode Ex Dividend pada hari kerja berikutnya.
Dari kedelapan emiten tersebut, PT Paninvest Tbk dengan kode broker PANS memimpin perolehan nilai dividen tertinggi. Perusahaan finansial ini siap menebar dividen tunai sebesar Rp250 per lembar saham.
Dengan patokan harga penutupan saham PANS di level Rp1.840, maka yield dividen yang ditawarkan mencapai 13,59 persen, angka yang tergolong cukup tebal bagi para pemburu keuntungan harian.
Menyusul di urutan kedua terbesar, emiten farmasi PT Darya-Varia Laboratoria Tbkmenyedot perhatian pemodal lewat pembagian dividen senilai Rp64 per dengan penawaran yield sebesar 4,01 persen dari harga penutupan terakhir di Rp1.595.
Sektor komoditas perkebunan juga tidak mau kalah, di mana PT Tunas Baru Lampung Tbksiap membagikan dividen Rp60 per lembar saham yang setara dengan yield menjanjikan sebesar 8,96 persen pada tingkat harga penutupan Rp670.
Aksi korporasi pembagian keuntungan ini juga diramaikan oleh kelompok emiten konsumer dan infrastruktur properti.
Emiten konsumer PT Diamond Food Indonesia Tbkmenetapkan dividen sebesar Rp7,5 per saham dengan yield 1,20 persen pada harga pasar Rp625.
Sementara itu, emiten properti PT Surya Semesta Internusa Tbkmenawarkan yield 0,33 persen dengan dividen Rp5 per saham di harga Rp1.525, serta emiten industri PT Indonesia Perdana Mandiri Tbkyang mencatatkan yield 1,67 persen lewat dividen Rp5 per lembar saham pada harga pasar di level Rp300.
Sebagai pelengkap peta trading dividen awal pekan, emiten pembiayaan PT Batavia Prosperindo Trans Tbksiap membagikan dividen Rp4,36 per saham yang menghasilkan yield 0,47 persen dari harga pasar Rp920.
Terakhir, emiten produsen kayu PT Sriwahana Adityamarta Tbkmenutup jajaran emiten hari ini dengan dividen Rp2,24 per saham yang setara dengan yield 2,52 persen pada harga penutupan Rp89.
Berdasarkan jadwal mekanis bursa, kedelapan emiten ini akan memasuki periode Ex Dividend secara bersamaan pada Selasa, 30 Juni 2026.
Hal ini berarti investor yang baru membeli saham pada hari Selasa besok sudah tidak memiliki hak untuk menerima dividen tersebut.
Selanjutnya, proses pencatatan pemegang saham yang berhakjatuh pada Rabu, 1 Juli 2026, sebelum emiten mendistribusikan dana pembayaran tunai secara bertahap kepada investor pada pertengahan hingga akhir Juli 2026.