Harga Minyak Jadi Rem Kenaikan PTKP, Seberapa Besar Ruang Stimulus Pemerintah?

Harga Minyak Melambung, AS-Iran belum Akur saat Stok BBM Amerika Menipis

PPh 21 Diperluas ke Semua Sektor

Trump Tolak Proposal Iran Buka Selat Hormuz dalam Tujuh Hari, Bagaimana Dampaknya ke RI?

Itulah sebabnya Stockbit menggunakan level USD80 per barel sebagai ilustrasi kondisi minyak yang lebih ternormalisasi.

Angka tersebut merupakan skenario analis, bukan batas resmi yang ditetapkan pemerintah untuk menentukan apakah PTKP bisa dinaikkan.

Stockbit kemudian menghitung kemungkinan besaran penyesuaian PTKP dengan pendekatan akumulasi inflasi sejak terakhir kali batas tersebut dinaikkan.

“Terkait magnitude kenaikan PTKP, jika hanya berdasarkan akumulasi inflasi sejak terakhir kali ditingkatkan, potensi kenaikannya mencapai sekitar +30 persen dari level saat ini,” tulis Stockbit.

Dengan PTKP saat ini sebesar Rp54 juta per tahun, kenaikan sekitar 30 persen secara matematis akan membawa batas tersebut ke sekitar Rp70,2 juta per tahun.

Namun angka Rp70,2 juta tersebut bukan usulan resmi pemerintah. Itu hanya simulasi berdasarkan pendekatan yang digunakan analis Stockbit.

Pemerintah sendiri belum menyebut angka penyesuaian PTKP dan masih membahasnya bersama Kementerian Keuangan.

Jika angka tersebut nantinya benar-benar menjadi kebijakan, dampaknya terhadap pekerja bergantung pada struktur penghasilan dan ketentuan pajak yang berlaku.

Semakin tinggi batas PTKP, semakin besar bagian penghasilan yang berada di bawah batas pengenaan pajak.

Pemerintah juga menyiapkan stimulus dari sisi perumahan. Fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah atau PPN DTP untuk pembelian rumah akan dilanjutkan pada 2027.

Pemerintah menyebut fasilitas tersebut berlaku untuk rumah hingga Rp2 miliar, termasuk rumah dengan harga sampai Rp5 miliar dengan dasar nilai yang memperoleh fasilitas sebesar Rp2 miliar.

Artinya, agenda pemerintah untuk menjaga daya beli pada 2027 tidak hanya bertumpu pada satu kebijakan.

Ada pengurangan beban pajak pekerja, kemungkinan penyesuaian PTKP, insentif perumahan, serta program ketenagakerjaan yang akan dilanjutkan.

Pemerintah juga berencana melanjutkan program magang dengan sasaran 150.000 peserta dan program vokasi yang ditargetkan menjangkau 300.000 orang.

Tetapi semakin banyak stimulus yang disiapkan, semakin penting pula persoalan ruang fiskalnya. Pemerintah perlu menjaga agar dorongan terhadap konsumsi dan daya beli tidak berbenturan dengan kebutuhan menjaga kesehatan APBN.

Dalam konteks itulah harga minyak menjadi salah satu variabel yang diperhatikan. Ketika harga minyak tinggi, kebutuhan belanja energi dapat meningkat.

Sebaliknya, jika tekanan harga energi lebih rendah, ruang fiskal untuk menjalankan kebijakan lain secara teori menjadi lebih longgar.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.