Danantara Tawarkan KPR DP Satu Persen untuk Gen Z, Tenor 30 TahunESDM Pangkas Tahapan Lelang Panas Bumi, Investasi Dibidik USD2,2 Miliar
“DSNG menguat 0,68% ke 1.470 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA200,” kata Didit.
Dari struktur gelombangnya, Didit memperkirakan DSNG sedang berada pada bagian dari wave 5 dari waveBerbeda dengan ADRO dan BUVA yang masih menunjukkan struktur korektif, pembacaan pada DSNG dibarengi sinyal penguatan berupa volume pembelian dan penembusan MA200.
Area 1.455-1.465 menjadi rentang harga yang menarik diperhatikan. Jika momentum penguatan berlanjut, level 1.520 dan 1.550 menjadi target yang dicermati.
Untuk batas risiko teknikal, Didit mencantumkan level di bawah 1.440.
MAPA
Saham terakhir yang menjadi perhatian adalah PT Map Aktif Adiperkasa TbkSaham ini menguat cukup signifikan, yakni 3,05 persen ke level 675, dan pergerakannya disertai volume pembelian.
Didit memperkirakan posisi MAPA sedang berada pada bagian dari wave dari wave A. Struktur tersebut menjadi dasar pembacaan teknikal terhadap potensi pergerakan lanjutan saham.
“MAPA menguat 3,05% ke 675 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami perkirakan, posisi MAPA sedang berada pada bagian dari wave dari wave A,” ujar Didit.
Area 650-675 menjadi rentang harga yang perlu diperhatikan berdasarkan riset tersebut. Apabila penguatan berlanjut, level 700 dan 720 menjadi target yang dicermati. Sementara itu, batas risiko teknikal berada di bawah 640.
IHSG Masih Jadi Penentu Sentimen
Perbedaan karakter keempat saham tersebut menunjukkan bahwa tekanan pada IHSG tidak serta-merta membuat seluruh saham bergerak dengan pola yang sama.
ADRO dan BUVA masih dibayangi tekanan jual, sedangkan DSNG dan MAPA menunjukkan penguatan yang disertai volume pembelian.
Namun, secara keseluruhan, Didit masih menempatkan IHSG dalam struktur koreksi. Karena itu, level 6.290-6.394 menjadi area penting yang perlu dicermati apabila tekanan jual kembali meningkat.
Sebaliknya, kemampuan IHSG untuk kembali bergerak menuju resistance 6.599 dan 6.705 akan menjadi petunjuk apakah indeks mulai mendapatkan momentum pemulihan.
Di atas struktur tersebut, area 6.666 menjadi level penguatan yang diperkirakan dapat diuji berdasarkan skenario teknikal Didit.
Dengan kondisi tersebut, perdagangan Kamis akan menjadi ujian bagi IHSG untuk melihat apakah tekanan jual masih berlanjut atau mulai mereda.
Sementara itu, ADRO, BUVA, DSNG, dan MAPA menjadi beberapa saham yang menarik diperhatikan investor berdasarkan struktur teknikal masing-masing, bukan sebagai rekomendasi transaksi.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.