IHSG Hari ini Melemah ke Level 6.172, Sektor Perbankan Beri Tekanan

IHSG ditutup melemah 48,4 poin atau terkoreksi 0,78 persen ke level 6.172,34.

Sepanjang hari, indeks bergerak fluktuatif dengan level tertinggi sempat menyentuh 6.197,17 dan level terendah di 6.073,72.

Perbedaan antara harga pembukaandan penutupanmenunjukkan tekanan jual yang berkelanjutan sepanjang sesi.

IHSG mencatatkan volatilitas yang cukup lebar dengan selisih 123,45 poin antara titik terendah dan tertinggi harian.

Penurunan tajam hingga menyentuh level 6.073,72 sebelum akhirnya rebound tipis ke level 6.172,34 mengindikasikan adanya aksi beli selektifdi level support bawah.

Total volume perdagangan yang tercatat mencapai 23,59 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp14,10 triliun. Penurunan indeks hari ini dipengaruhi oleh aksi jual pada saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya di sektor perbankan.

Dengan total volume 23,59 miliar saham dan nilai transaksi Rp14,10 triliun, pelemahan IHSG hari ini didukung oleh likuiditas yang cukup tinggi, menandakan adanya partisipasi pelaku pasar yang signifikan dalam merespons tekanan jual.

Di tengah pelemahan indeks, beberapa saham tetap mencatatkan kinerja impresif dan masuk dalam jajaran top gainers.

Saham PT Citra Buana Tbkmemimpin penguatan dengan melonjak 24,78 persen ke level 705.

Menyusul di belakangnya adalah PT Jakarta Eka Putra Tbkyang naik 24,59 persen ke level 760, serta PT Zona Industri Tbkyang menguat 24,57 persen ke level 436.

Sebaliknya, saham-saham yang mengalami tekanan jual cukup dalam atau top losers antara lain PT Koni Tbkyang anjlok 14,86 persen ke posisi 2.980.

Diikuti oleh PT Defi Tbkyang turun 14,48 persen ke level 124 dan PT BCIC Tbkyang terkoreksi 14,07 persen ke level 116.

Saham dengan Nilai Transaksi Terbesar

Aktivitas perdagangan hari ini didominasi oleh saham-saham big cap yang mencatatkan nilai transaksi paling tinggi.

PT Chandra Asri Petrochemical Tbkmenjadi saham dengan nilai transaksi terbesar, mencapai Rp1,52 triliun, dengan harga ditutup menguat 6,27 persen ke level 2.120.

Peringkat kedua diisi oleh PT Bank Central Asia Tbkdengan nilai transaksi Rp1,43 triliun, meski harga sahamnya ditutup melemah 3,19 persen ke posisi 6.075.

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbkmencatatkan nilai transaksi sebesar Rp1,06 triliun dan ditutup terkoreksi 3,90 persen ke level 2.960.

Simbol SahamHargaNilai TransaksiĀ TPIA2.1201,52 TriliunBBCA6.0751,43 TriliunBBRI2.9601,06 TriliunBMRI4.470840,62 MiliarDSSA780666,09 Miliar