Diketahui, pada perdagangan kemarin, Selasa, 30 September 2025, IHSG ditutup melemah sebesar 0,77 persen atau turun 62,18 poin ke level 8.061,06.
MNC Sekuritas menyampaikan pergerakan IHSG masih cenderung konsolidasi dalam jangka pendek. Menurut analisisnya, best casemasih terdapat peluang penguatan bagi IHSG untuk membentuk bagian dari wave ke rentang 8,200-8,246.
“Namun, pada label hitam, IHSG masih rawan terkoreksi paling tidak untuk menguji 7,894-7,959 dahulu,” tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya.
MNC Sekuritas melaporkan support IHSG hari ini berada di kisaran 8,005-7,840, sementara daerah resistance di kisaran level 8,155-8,192.
Di satu sisi, terdapat beberapa saham rekomendasi MNC Sekuritas hari ini. Di antaranya ialah AMRT, ENRG, HRTA, dan SMGR. Berikut detailnya:
AMRT – Buy on Weakness
AMRT sedang berada di zona hijau usai menguat 2,66 persen ke level 1.930 dan masih didominasi dengan volume pembelian yang meningkat.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi AMRT saat ini sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave
Buy on Weakness: 1,905-1,930
Target Price: 2,010, 2,130
Stoploss: below 1,855
ENRG – Buy on Weakness
ENRG terkoreksi 1,83 persen ke 805 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Dikatakan MNC Sekuritas, saat ini posisi ENRG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave dari wave 5.
Buy on Weakness: 715-795
Target Price: 880, 940
Stoploss: below 650
HRTA – Buy on Weakness
HRTA mengalami 1,61 persen ke 915 dan disertai dengan munculnya volume penjualan. Kini, jelas MNC Sekuritas, posisi HRTA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave dari wave 3.
Buy on Weakness: 805-895
Target Price: 1,015, 1,070
Stoploss: below 750
SMGR – Sell on Strength
SMGR terkoreksi 1,39 persen ke 2,840 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas memprediksi, posisi SMGR saat ini sedang berada di awal wavedari wave , sehingga SMGR masih rawan terkoreksi ke rentang area 2,280-2,570.
Sell on Strength: 2,900-2,940.