IHSG Dibuka Hijau Usai Menguat 0,38 Persen ke Level 6.644MEDS Meroket 33 Persen, Fundamental Pulih atau Sekadar Euforia Abu Vulkanik?
Namun, penguatan kedua saham tersebut masih tergolong tipis. Artinya, belum ada indikasi bahwa investor langsung melakukan akumulasi agresif pada sektor perbankan.
Lebih tepat jika pergerakan tersebut disebut sebagai rebound atau stabilisasi setelah tekanan sebelumnya.
Tidak Semua Saham Ikut Pesta
Di balik penguatan IHSG, pasar tetap menunjukkan adanya rotasi dan seleksi saham. Salah satu contohnya terlihat pada TPIA yang berada di Rp1.970 atau turun 0,25 persen.
Saham tersebut sempat menyentuh Rp1.985 sebelum kembali melemah.
Tekanan yang lebih dalam terlihat pada BULL, yang turun 1,37 persen ke Rp432. Saham ini dibuka di Rp436, sempat mencapai Rp442 dan menyentuh level terendah Rp430.
Volume perdagangan mencapai sekitar 2,27 juta lot, dengan nilai transaksi Rp98,8 miliar.
Yang perlu diperhatikan adalah struktur order book BULL. Total antrean offer terlihat lebih besar daripada bid, masing-masing sekitar 2,99 juta lot berbanding 1,90 juta lot.
Kondisi tersebut memperlihatkan tekanan jual masih relatif dominan di saham tersebut.
Gambaran ini menunjukkan bahwa kenaikan IHSG pada sesi I tidak berarti seluruh saham bergerak serempak. Investor masih melakukan rotasi, dengan saham tertentu menjadi sasaran pembelian sementara saham lainnya justru mengalami tekanan.
IHSG Masih Punya Ruang, tapi 6.700 Jadi Ujian
Secara keseluruhan, perdagangan sesi I menunjukkan risk appetite investor kembali membaik. IHSG mampu naik 0,84 persen, sementara saham kesehatan menjadi pusat perhatian dan saham perbankan mulai memberikan dukungan.
Namun, posisi IHSG yang semakin dekat dengan 6.700 justru membuat sesi II menjadi penting. Sebelumnya, BRIDS memperkirakan IHSG berkonsolidasi pada rentang 6.600–6.700.
Breakout 6.700 dinilai membuka peluang penguatan lanjutan, sedangkan kegagalan mempertahankan 6.600 akan meningkatkan risiko koreksi menuju 6.475–6.375.
Karena itu, investor perlu mencermati apakah penguatan sesi I mampu dipertahankan hingga penutupan atau justru terjadi aksi ambil untung menjelang akhir perdagangan.
Untuk sementara, IHSG kembali menguat, MEDS menjadi magnet spekulasi, bank jumbo mulai bangkit, tetapi tidak semua saham ikut menikmati pesta.
Tantangan berikutnya adalah membuktikan apakah penguatan ini merupakan awal dari breakout baru atau sekadar rebound setelah koreksi.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.