IHSG Sesi I Mantap di 6.564, Perhatikan Level Penting BBRI

Perkuat Ekonomi Rakyat, Kredit UMKM BRI Tumbuh 8,6 Persen di Kuartal II 2026Laba BRI Tumbuh 17,5 Persen, CASA dan Kredit Jadi Penopang

Level Penting BBRI

Data pivot point menjadi acuan penting untuk melihat ruang pergerakan BBRI dalam jangka pendek.

Pada pivot klasik, pivot point berada di 3.177, resistance pertama atau R1 di 3.254, R2 di 3.317, dan R3 di 3.394.

Dengan harga terakhir Rp3.320, BBRI sudah melewati R1 Rp3.254 dan R2 Rp3.317. Posisi tersebut menempatkan Rp3.394 sebagai resistance berikutnya berdasarkan pivot klasik.

Pada metode Woodie’s, pivot berada di Rp3.180, R1 Rp3.260, R2 Rp3.320, dan R3 Rp3.400. Harga Rp3.320 tepat berada di level R2 Woodie’s.

Dengan demikian, area Rp3.317-Rp3.320 menjadi level penting. Jika harga mampu bertahan di atas area tersebut, perhatian berikutnya berada di sekitar Rp3.394-Rp3.400.

Sebaliknya, apabila harga mengalami tekanan jual, Rp3.254-Rp3.260 menjadi support terdekat. Penurunan lebih lanjut dapat membawa harga menguji area Rp3.177-Rp3.180, yang merupakan pivot utama.

Apa Arti Data ini bagi BBRI?

Secara keseluruhan, momentum jangka pendek BBRI sedang menguat, didukung oleh kenaikan harga, posisi di atas MA5-MA20, serta sejumlah indikator momentum yang memberikan sinyal beli.

Fundamental juga memberikan data pendukung berupa pertumbuhan laba 17 persen, PPOP 13 persen, CASA 10 persen, serta perbaikan kualitas aset mikro.

Namun, penurunan NIM, sinyal jual MACD, serta posisi StochRSI dan Williams %R di area tinggi menunjukkan adanya sejumlah faktor yang perlu diperhatikan.

Dari sisi valuasi, BBRI saat ini diperdagangkan pada 1,5 kali P/B dan 8,3 kali P/E, dibandingkan rata-rata 10 tahun masing-masing 2,3 kali dan 14,1 kali. Artinya, valuasi saat ini berada di bawah rata-rata historis tersebut.

Untuk sepekan ke depan, Rp3.317-Rp3.320 menjadi area kunci. Kemampuan harga bertahan di atas area tersebut membuka ruang pengujian Rp3.394-Rp3.400.

Sebaliknya, pelemahan di bawah Rp3.254-Rp3.260 akan membuat struktur penguatan jangka pendek perlu kembali diuji, dengan support berikutnya di Rp3.177-Rp3.180.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.