Laba JSMR Tumbuh Jadi Rp1,91 Triliun di Semester I 2026, Cek Valuasi Saham Terbaru

SRTG Umumkan Dividen Rp1,4 Triliun, Simak Jadwal PembagiannyaSRTG di Jalur Positif, Berpeluang Rebound ke 2.020 – 2.150

Penurunan harga saham dalam kurun waktu yang lebih panjang menunjukkan tekanan terhadap emiten BUMN ini.

Kinerja harga saham selama tiga bulan mengalami penurunan sebesar 5,65 persen, sedangkan koreksi dalam enam bulan terakhir mencapai 23,24 persen dari titik tertinggi setengah tahun pada level Rp3.650 per lembar.

Dalam jangka waktu satu tahun, saham JSMR melemah sebesar 15,48 persen jika dibandingkan dengan posisi tertinggi tahunan sebesar Rp4.180 per lembar.

Sementara itu, untuk rentang jangka panjang tiga tahun dan lima tahun, saham ini mencatatkan penurunan masing-masing sebesar 35,60 persen dan 25,85 persen dengan batas terendah konsisten pada level Rp2.530 per lembar dan puncak tertinggi pernah menyentuh Rp5.700 per lembar.

Dalam rentang 10 tahun, pergerakan saham tercatat terkoreksi 41,91 persen dari titik tertinggi historis sebesar Rp6.775 per lembar.

Valuasi JSMR

Dari sisi indikator valuasi usai kinerja semester I 2026, saham JSMR memperlihatkan rasio harga yang berada di bawah rata-rata pasar.

Mengutip data Stockbit, Rasio Price to Earningstahunan tercatat sebesar 5,40 kali, sedangkan PE Ratio Trailing Twelve Monthsberada pada angka 5,57 kali dan Forward PE Ratio sebesar 5,81 kali.

Nilai PE Ratio TTM JSMR ini tercatat lebih rendah jika dibandingkan dengan median PE Ratio TTM IHSG yang berada pada posisi 7,90 kali. Tingkat Earnings Yieldemiten mencapai 17,94 persen.

Selain itu, rasio Price to Salesberada pada tingkat 0,69 kali dan Price to Book Valueberada pada angka 0,56 kali, yang menandakan nilai pasar saham berada di bawah nilai buku perseroan.

Indikator keuangan lainnya memperlihatkan rasio Price to Cashflowdan Price to Free Cashflowyang sama-sama tercatat pada angka 2,93 kali.

Nilai Enterprise Value to EBITDAperseroan berada pada level 3,00 kali, sementara indikator EV to EBITtidak mencatatkan nilai pada laporan visual.

Untuk indikator pertumbuhan, Price/Earnings-to-GrowthRatio berada pada posisi negatif -0,30 dan PEG Forward pada angka -1,08, sedangkan PEG Ratio periode tiga tahunan tercatat sebesar 0,58.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.