Dividen tersebut dibagikan usai EMTK berhasil membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp6,78 triliun.
Pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunanperseroan pada 21 Mei 2026.
Corporate Secretary EMTK, Titi Maria Rusli, mengatakan perseroan telah menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen final tunai untuk tahun buku 2025 sebagaimana disetujui dalam RUPST.
Dalam keterbukaan informasi, EMTK menyampaikan dividen final tunai sebesar Rp5 per saham dengan total nilai Rp305,91 miliar.
Sebelumnya, perseroan juga telah membagikan dividen interim sebesar Rp5 per saham pada 11 Desember 2025 dengan total nilai Rp305,73 miliar.
Dengan demikian, total dividen yang dibagikan EMTK untuk tahun buku 2025 mencapai Rp611,65 miliar atau setara Rp10 per saham.
Berdasarkan jadwal yang disampaikan perseroan, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 3 Juni 2026, sedangkan ex dividen berlangsung pada 4 Juni 2026.
Adapun daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai ditetapkan pada 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen tunai pada 19 Juni 2026.
Dalam data keuangan yang menjadi dasar pembagian dividen, EMTK mencatat saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp15,03 triliun dan total ekuitas Rp53,39 triliun per 31 Desember 2025.
Kinerja Saham EMTK
Pada perdagangan Senin pagi, saham EMTK bergerak di level Rp660 per saham dengan volume transaksi mencapai 5,12 juta saham dan rata-rata volume perdagangan 37,33 juta saham.
Data perdagangan menunjukkan saham EMTK sempat menyentuh level tertinggi Rp675 dan terendah Rp655 dalam perdagangan intraday. Nilai transaksi saham tercatat sekitar Rp3,4 miliar dengan frekuensi perdagangan mencapai 548 kali.
Secara valuasi, EMTK diperdagangkan pada price to earningsratio tahunan 14,38 kali dengan market cap sekitar Rp40,54 triliun.
Di sisi profitabilitas, EMTK mencatat pendapatan trailing twelve monthssebesar Rp20,99 triliun dengan EBITDA Rp5,81 triliun dan laba bersih TTM Rp2,81 triliun.
Perseroan juga mencatat posisi kas kuartalan sebesar Rp19,69 triliun dengan total aset Rp59,94 triliun dan total ekuitas Rp52,59 triliun.
Dari sisi pergerakan harga saham, EMTK tercatat melemah 22,35 persen dalam satu bulan terakhir dan turun 39,17 persen secara year to date. Namun, saham EMTK masih menguat 21,10 persen dalam periode satu tahun.