IHSG Diproyeksi Menguat, MNC Sekuritas Bidik Level 6.666Geely Tambah Kapasitas Produksi EX2 di Purwakarta, ini Dampaknya ke Konsumen
Iran juga menambah daftar kapal yang dianggap tidak mematuhi ketentuan mereka. Kapal-kapal tersebut terancam dikenai denda, penyitaan, atau penahanan apabila tetap mencoba berlayar melalui Selat Hormuz, menurut situs pemerintah Iran.
Di tengah gangguan pasokan tersebut, Irak justru meningkatkan ekspor minyaknya pada Agustus.
Pengiriman minyak Irak diperkirakan kembali meningkat pada September setelah keuntungan perdagangan yang lebar serta izin Iran bagi kapal tanker Irak untuk melintasi Selat Hormuz mendorong pembeli.
Sementara itu, kelompok OPEC+ diperkirakan mempertahankan kebijakan produksi minyak untuk Oktober dalam pertemuan pada Minggu.
Tiga sumber yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan kelompok produsen minyak itu sedang menyelesaikan pencabutan salah satu lapisan pemangkasan produksi pada bulan ini, sebelum beralih membahas kuota produksi untuk 2027.
Tekanan terhadap pasar energi juga datang dari Eropa Timur. Rusia melancarkan serangan besar menggunakan rudal dan drone terhadap infrastruktur energi di wilayah Odesa, Ukraina selatan, pada Rabu dini hari.
Operator sistem transmisi Ukraina, Ukrenergo, menyatakan serangan tersebut menyasar infrastruktur energi.
Dari Amerika Serikat, sentimen pasar justru mendapat sedikit dorongan dari data persediaan minyak mentah. Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat atau EIA mencatat persediaan minyak mentah turun 4,5 juta barel pada pekan lalu.
Penurunan tersebut jauh lebih besar dibandingkan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan persediaan hanya berkurang sekitar 1,1 juta barel.
Kombinasi gangguan pelayaran di Selat Hormuz, eskalasi konflik militer, ketidakpastian pasokan, dan penyusutan persediaan minyak Amerika Serikat membuat pasar minyak kembali berada dalam tekanan.
Bagi negara-negara pengimpor minyak, setiap tambahan gangguan pasokan berarti satu hal sederhana, yakni risiko biaya energi yang semakin mahal.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.