PGN (PGAS) Garap Gas Blok Tungkal hingga 2040, Amankan Pasokan 5,45 BBTUD

PGAS Diminta Bayar Kompensasi ke Gunvor, Terkait Sengketa ArbitraseBos PGNPertebal Portofolio, ini Efek Kepemilikan Manajerial yang Wajib Diketahui Investor

Kombinasi faktor ini memberikan sentimen positif jangka pendek bagi pergerakan saham perseroan.

Tren Pergerakan Saham PGAS di Tengah Sinyal Pasokan Gas

Penandatanganan kontrak jual beli gas dari WK Tungkal menjadi sentimen positif bagi prospek kinerja perseroan.

Namun, pergerakan saham PT Perusahaan Gas NegaraTbkterpantau mengalami koreksi tipis pada sesi perdagangan Rabu, 2 September 2026.

Hingga pertengahan sesi I pukul 11.59 WIB, saham PGAS melemah 1,29 persen atau terkikis 20 poin ke posisi Rp1.535 per saham.

Pergerakan ini menghentikan laju penguatan saham PGAS dari penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp1.555 per saham.

Saham BUMN gas ini sempat dibuka menguat pada level Rp1.560 dan melaju hingga menyentuh level tertinggi harian di Rp1.570 per saham.

Kendati demikian, aksi ambil untungjangka pendek menekan harga saham PGAS hingga menyentuh level terendah harian di Rp1.535 per saham.

Berdasarkan data perdagangan bursa, volume transaksi saham PGAS mencatatkan sebanyak 156,83 ribu lot saham. Total nilai transaksi harian mencapai Rp24,3 miliar dengan rata-rata harga transaksiberada pada posisi Rp1.550 per saham.

Kepastian alokasi pasokan gas bumi dari WK Tungkal ini tetap memberikan nilai tambah jangka panjang bagi revenue visibility perseroan.

Diversifikasi dan integrasi jaringan pipa gas di Pulau Sumatra dinilai mampu memangkas potensi hambatan pasokan

Secara teknikal, batas support jangka pendek saham PGAS saat ini menguji area Rp1.535 hingga Rp1.510 per saham. Sementara itu, area resistance terdekat berada pada level Rp1.570 hingga Rp1.600 per saham.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.