Produsen Beras Topi Koki (HOKI) Buka-bukaan ke BEI usai Produknya Disorot Pemerintah

Rugi HOKI Melonjak 1.041 Persen, Tembus Rp34,24 Miliar di 2025HOKI Gandeng Indomarco, Bidik Pertumbuhan Penjualan

Tekanan makin dalam akibat kerugian yang belum direalisasikandari portofolio investasi anak usaha, PT Hoki Investasi SejatiKeuntungan perdagangan efek minus Rp41,50 miliar seiring koreksi harga saham portofolio seperti PT Metrodata Electronics Tbk, PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk, dan PT Kedawung Setia Industrial Tbk

Alhasil, HOKI mencatat rugi bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp57,21 miliar, membengkak dari rugi Rp10,25 miliar pada semester I 2025.

Dari sisi neraca, HOKI mencatatkan total liabilitas Rp338,30 miliar, dengan dominasi liabilitas jangka pendek sebesar Rp310,97 miliar.

Beban kewajiban jangka pendek ini didominasi utang bank senilai Rp249,50 miliar, terdiri dari fasilitas kredit PT Bank Central Asia Tbksebesar Rp220,04 miliar dan PT Bank CIMB Niaga Tbk sebesar Rp29,45 miliar, ditambah utang bank jangka panjang jatuh tempo satu tahun dari BCA senilai Rp13,33 miliar.

Untuk mengamankan fasilitas penjaminan kredit, HOKI menjaminkan aset tanah dan pabrik di Subang, Jawa Barat, dengan nilai pertanggungan Rp47,87 miliar, serta jaminan gabunganberupa piutang usaha dan persediaan beras senilai Rp100 miliar ke BCA.

Jajaran pemegang saham pengendali, termasuk Sukarto Bujung, Sukaking Bujung, Sukarta, Suhalim Buyung, Sukartek, Sukarwi, Sukasan, Sukati Bujung, dan Elly Tjandra, juga menyertukan jaminan pribadiberupa puluhan sertifikat tanah, ruko, hingga inventaris pabrik entitas sepengendali PT Astha Beras Perkasa.

HOKI menegaskan akan terus memantau perkembangan evaluasi produk bersama instansi pemerintah dan segera menyampaikan penyesuaian jika terdapat dampak finansial material sesuai regulasi pasar modal.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.