Momentum ini menjadi perhatian pelaku pasar karena investor yang ingin memperoleh hak dividen harus sudah memiliki saham sebelum tanggal ex date berlaku.
Berdasarkan data jadwal pembagian dividen emiten, saham PT Semen IndonesiaTbkmenjadi salah satu emiten besar yang memasuki cum date pada Selasa, 20 Mei 2026.
Emiten semen pelat merah tersebut membagikan dividen tunai sebesar Rp28,33 per saham.
Dengan harga saham terakhir di level Rp1.840, dividend yield SMGR berada di kisaran 1,53 persen. Ex date SMGR dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2026, sementara pembayaran dividen dilakukan pada 11 Juni 2026.
Selain SMGR, saham PT Rukun Raharja Tbkjuga masuk daftar emiten yang memasuki ex date pada 20 Mei 2026 setelah sebelumnya cum date pada 19 Mei.
Emiten energi tersebut membagikan dividen sebesar Rp13,27 per saham dengan harga saham terakhir Rp3.730.
Saham PT Raharja Energi Cepu Tbkjuga menjadi perhatian pasar. Emiten energi milik Grup Happy Hapsoro tersebut membagikan dividen tunai Rp45 per saham dengan harga saham terakhir di level Rp4.650.
RATU memasuki ex date pada 20 Mei 2026 dan dijadwalkan membayar dividen pada 10 Juni 2026.
Di sektor batu bara, PT Archi Indonesia Tbkmembagikan dividen sebesar Rp20,69 per saham. Dengan harga saham terakhir Rp1.175, yield dividen ARCI berada di kisaran 1,76 persen.
Selain itu, saham PT Mark Dynamics Indonesia Tbkmembagikan dividen Rp50 per saham dengan harga terakhir Rp810. Sementara PT Bayu Buana Tbkmembagikan dividen cukup besar yakni Rp100 per saham dengan harga saham Rp1.200.
Beberapa saham lain yang juga memasuki periode ex date pada 20 Mei antara lain PT Karya Bersama Anugerah Tbkdengan dividen Rp1,5 per saham dan PT Lestarindo Wahana Copper Tbksebesar Rp31 per saham.
Pada perdagangan 20 Mei, pasar juga mencermati sejumlah saham yang masih berada di periode cum date sebelum ex date berlangsung pada 21 Mei 2026.
PT Pembangunan Perumahan Properti Tbkmembagikan dividen Rp1 per saham. PT Chandra Daya Investasi Tbkmembagikan Rp5,56 per saham, sementara PT Panorama Sentrawisata Tbkmembagikan Rp30 per saham.
Di sektor energi dan utilitas, PT Cikarang Listrindo Tbkmembagikan dividen Rp49,53 per saham dengan harga saham terakhir Rp770. Sementara PT Pelita Samudera Shipping Tbkmembagikan dividen Rp5 per saham.
PT Prima Andalan Mandiri Tbkmenjadi salah satu emiten dengan nilai dividen terbesar dalam daftar pekan ini. Emiten batu bara tersebut membagikan dividen Rp200 per saham dengan harga saham terakhir Rp4.010.
Meski momentum cum date kerap dimanfaatkan investor untuk berburu dividen, pelaku pasar tetap diminta mencermati potensi koreksi harga setelah ex date berlangsung.
Dalam banyak kasus, harga saham cenderung mengalami penyesuaian seiring keluarnya hak dividen dari harga pasar.
Di tengah volatilitas IHSG dan tekanan arus dana asing beberapa hari terakhir, saham-saham dividen juga mulai menjadi alternatif investor untuk menjaga stabilitas portofolio jangka pendek.