Broker tersebut sangat gencar melakukan akumulasi beli pada saham komoditas dan otomotif, namun di sisi lain mereka juga membuang saham-saham besar perbankan.
Mengutip data Stockbit, PT United Tractors Tbkbertengger di posisi pertama target pembelian broker AK pekan ini dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp69,2 miliar untuk total volume 31 ribu lot saham pada harga pembelian rata-rata Rp22.477 per lembar.
Posisi berikutnya ditempati oleh PT Amman Mineral Internasional Tbkdengan pembelian mencapai sebesar Rp41,6 miliar (133,3 ribu lot pada harga rata-rata Rp3,236).
PT Astra International Tbktak luput dari pembelian broker ini dengan transkasi Rp34,4 miliar (74 ribu lot pada harga rata-rata Rp4.627).
Pembelian berikutnya terjadi pada saham PT Timah Tbksenilai Rp21,2 miliar (62,4 ribu lot pada harga rata-rata Rp3.387), serta PT Vale Indonesia Tbkdi posisi lima besar dengan pembelian bersih Rp15,8 miliar (36,6 ribu lot pada harga rata-rata Rp4.389).
Sementara itu di posisi distribusi, AK terpantau menjual saham-saham raksasa perbankan sepanjang pekan ini. Penjualan terbesar melanda saham PT Bank Central Asia Tbkdengan transaksi hingga Rp706,4 miliar untuk volume 1,2 juta lot.
Aksi lepas saham AK juga menyasar saham PT Bank MandiriTbksenilai Rp443,3 miliar untuk volume 1,2 juta lot.
Tak berhenti di situ, dua saham bank lainnya tak luput dari aksi jual AK, antara lain PT Bank Rakyat IndonesiaTbksebesar Rp263,7 miliardan PT Bank Negara IndonesiaTbkdengan nilai mencapai Rp79,5 miliar
Selain itu, AK juga terpantau menjual saham telekomunikasi ternama yakni PT Telkom IndonesiaTbksenilai Rp81,1 miliar
Pasar Saham Lesu Sepekan
PT Bursa Efek Indonesiamencatat data perdagangan saham sepanjang pekan ini periode 29 Juni—3 Juli 2026 ditutup melemah.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan perubahan terjadi pada Indeks Harga Saham Gabunganselama sepekan ditutup merosot sebesar 0,35 persen.
“Sehingga berada pada level 5.875,780 dari 5.896,134 pada pekan sebelumnya,” ujar dia dalam keterangannya, Jumat, 3 Juli 2026.
Kapitalisasi pasar BEI juga mengalami pelemahan sebesar 0,14 persen menjadi Rp10.287 triliun dari Rp10.302 triliun pada penutupan pekan lalu.
Selain itu, Kautsar menyampaikan rata-rata frekuensi transaksi harian bursa selama sepekan ikut terkapar sebesar 16,71 persen dari1,73 juta kali transaksi pada minggu lalu menjadi 1,44 juta kali transaksi pekan ini.
Rata-rata volume transaksi harian Bursa juga mengalami koreksi ditutup di 17,54 miliar lembar atau menurun 30,35 persen menjadi dari 25,18 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
“Rata-rata nilai transaksi harian Bursa mengalami perubahan sebesar 35,90 persen menjadi Rp11,27 triliun dari Rp17,58 triliun pada pekan sebelumnya,” kata Kautsar.
Adapun investor asing hari inimencatatkan nilai beli bersih Rp6,08 miliar dan sepanjang tahun 2026, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp74,42 triliun.
Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.