Pendapatan dan Laba Tumbuh di Semester I 2026, Bagaimana Proyeksi Saham AADI?Panas Bumi Masuk Fase Ekspansi, ESDM Tawarkan Tiga WKP dengan Tarif 10 Tahun
Aktivitas transaksi juga cukup besar. Volume perdagangan tercatat sekitar 98,3 ribu lot, dengan nilai transaksi mencapai Rp105,3 miliar.
Harga rata-rata transaksi berada di Rp10.712, sedikit di bawah harga terakhir Rp10.725.
Pada antrean pasar, total bid yang terlihat mencapai 28.031 lot dengan 1.312 frekuensi, sedangkan total offer mencapai 55.194 lot dengan 1.910 frekuensi.
Antrean jual yang lebih besar menunjukkan jumlah saham yang menunggu untuk dijual pada level yang terlihat masih lebih banyak dibandingkan antrean beli.
Pada level terdekat, bid berada di Rp10.700 sebanyak 792 lot, sementara offer berada di Rp10.725 sebanyak 1.264 lot. Level tersebut menjadi area transaksi terdekat yang terlihat dalam order book.
Penguatan AADI juga terjadi setelah saham ditutup di Rp10.225 pada perdagangan Jumat, 28 Austus 2026. Data historis menunjukkan AADI sebelumnya berada di Rp10.125 pada 27 Agustus dan Rp10.000 pada 26 Agustus.
Dengan harga Rp10.725, posisi saham masih berada di bawah target harga Rp12.000 per saham yang dipertahankan Indo Premier. Target tersebut berbasis valuasi SOTP dan setara dengan sekitar 4 kali proyeksi P/E 2026.
Secara keseluruhan, sentimen yang mendukung pendapatan dan laba AADI pada semester I 2026 berasal dari kenaikan ASP batu bara, pemulihan volume produksi dan penjualan, penurunan cash cost, serta peningkatan margin.
Pada perdagangan midday, penguatan saham AADI sebesar 4,89 persen berlangsung bersamaan dengan aktivitas transaksi yang mencapai Rp105,3 miliar.
Data order book menunjukkan harga Rp10.725 masih berhadapan dengan antrean jual yang lebih besar pada level-level terdekat.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.