Stok BBM RI Aman 18-20 Hari, Bahlil Tegur Pemilik Mobil Mewah yang Pakai Bensin Subsidi

Iran Nyatakan tak Akan Buka Selat Hormuz Sebelum Trump dan Netanyahu LengserDanantara Nilai Indofarma Sulit Diselamatkan, Terancam Delisting

“Bapak Presiden memerintahkan untuk memantau terkait dengan sumur-sumur rakyat yang 45.000 itu harus dilakukan secara profesional dan kemudian tidak boleh ada pelanggaran atau dijual ke tempat lain,” beber Bahlil.

Poin krusial lain yang diputuskan dalam Sidang Paripurna DEN adalah penguatan kelembagaan tata kelola hulu migas melalui Rancangan Undang-UndangMigas.

Pemerintah sepakat membentuk Badan Usaha Khususyang bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Langkah ini dirancang untuk memangkas birokrasi perizinan lintas sektor yang selama ini menghambat investasi dan target lifting minyak nasional, tanpa mengurangi kewenangan substantif kementerian teknis.

“Terkait BUK, lembaganya akan berada dan bertanggung jawab langsung kepada Bapak Presiden dan itu sudah clear, tidak untuk diperdebatkan. Tinggal kita mencari formulasi regulasi yang memperkuat BUK terutama dalam perizinan,” jelas Bahlil.

BUK migas tersebut bakal dibekali fleksibilitas tinggi dalam memimpin negosiasi skema bagi hasilbersama investor swasta maupun mitra global, baik melalui skema cost recovery maupun skema keekonomian lainnya.

Menjawab isu pasokan minyak mentahdari Rusia, Bahlil menegaskan ketersediaan pasokan kilang domestik berada di posisi aman.

Pemerintah tetap mengedepankan kalkulasi keekonomian dan kehati-hatian dalam mengeksekusi kontrak pembelian minyak luar negeri.

“Pemerintah Indonesia akan selalu berpikir bertindak hati-hati dengan mempertimbangkan dan memprioritaskan asas-asas keamanan di samping kepastian juga asas keekonomian.

Artinya barang ada itu penting tapi juga harus ekonomis sehingga tidak membebankan APBN kita dan atau tidak membebankan rakyat kita terhadap nilai daripada apa yang kita akan beli.

Kita cari yang terbaik, kita cari yang lebih murah,” kata Bahlil.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.