Catat Kinerja Positif, Laba dan Pendapatan Petrosea (PTRO) Melesat di Semester I 2026

PTRO Caplok Saham Sejahtera Terminal Logistik, Cek Poin Penting yang Wajib DicermatiTuntaskan HMETD Rp1,19 Triliun, PTRO Perkuat Cengkeraman di SINI

Anto menyatakan pembelian seluruh saham STL akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja operasional serta mendukung ekspansi usaha Petrosea melalui penguatan sinergi dan integrasi rantai nilai.

“Pembelian saham ini diharapkan dapat memperkuat lini bisnis jasa logistik dan pendukung perseroan,” ujar Anto.

Pegerakan Saham

Saham PTRO terpantau bergerak stagnan pada level Rp5.325 per lembar pada sesi I perdagangan Jumat, 18 September 2026. B

erdasarkan data perdagangan harian, saham PTRO dibuka pada level Rp5.625. Level tersebut sekaligus menjadi titik harga tertinggi  transaksi sepanjang hari perdagangan.

Mengutip Stockbit, transaksi saham PTRO mencatatkan volume sebesar 620,4 ribu lot dengan total nilai transaksi mencapai Rp340,2 miliar. Adapun rata-rata harga transaksi harian berada pada level Rp5.484.

Dalam sepekan terakhir, kinerja harga saham PTRO tercatat terkoreksi tipis sebesar 1,39 persen dengan rentang pergerakan harga antara Rp5.025 hingga Rp5.400.

Namun, sepanjang satu bulan terakhir, harga saham berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 1,43 persen di rentang Rp4.800 hingga Rp5.850.

Kinerja positif terlihat pada rentang waktu jangka menengah. Saham PTRO tumbuh 27,09 persen dalam tiga bulan terakhir serta menguat 23,26 persen dalam rentang enam bulan.

Meski demikian, kinerja year-to-datemasih mencatatkan penurunan signifikan sebesar 51,26 persen dari titik tertinggi tahunan sebesar Rp13.000 ke level terendah Rp3.170.

Dalam jangka panjang, saham Petrosea memperlihatkan tren pertumbuhan yang sangat pesat.

Saham PTRO mencatatkan kenaikan 18,60 persen dalam satu tahun, melambung 1.564 persen dalam kurun tiga tahun, melonjak 2.119 persen dalam lima tahun, serta melompat hingga 9.582 persen dalam periode sepuluh tahun.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.