PBSA akan Lakukan Stock Split, Ini yang Harus Diperhatikan Investor

PBSA Berencana Stock Split Rasio 1:2, Investor Perlu Cermati ini

Meski demikian, kinerja jangka panjang masih mencatatkan pertumbuhan. Saham PBSA melonjak hingga 136,45 persen dalam tiga tahun dan naik 196,23 persen dalam lima tahun.

Adapun dalam sepuluh tahun terakhir, saham PBSA mencatatkan kenaikan 23,04 persen.

Valusai PBSA

PBSA mencatatkan rasio harga terhadap laba atau price to earnings ratioberdasarkan laba 12 bulan terakhir (trailing twelve months/TTM) sebesar 9,35 kali.

Sementara itu, PER berdasarkan laba tahunan yang disetahunkantercatat sebesar 43,20 kali.

Berdasarkan data valuasi, PBSA memiliki earnings yield TTM sebesar 10,69 persen. Adapun rasio harga terhadap penjualan atau price to sales ratioTTM tercatat sebesar 1,29 kali.

Rasio harga terhadap nilai buku atau price to book valuePBSA berada di level 3,09 kali. Sementara itu, rasio harga terhadap arus kas atau price to cash flow TTM tercatat sebesar 17,40 kali.

Adapun rasio harga terhadap arus kas bebas atau price to free cash flow TTM berada di level 21,90 kali.

Pada indikator berbasis nilai perusahaan, rasio enterprise value to earnings before interest and taxesPBSA tercatat sebesar 7,50 kali.

Sementara itu, rasio enterprise value to earnings before interest, taxes, depreciation, and amortizationberada di level 7,12 kali.

Data yang sama menunjukkan rasio price earnings to growthPBSA sebesar 0,19 kali. Adapun PEG berdasarkan periode tiga tahun tercatat sebesar 0,28 kali.

Sebagai pembanding, median PER Indeks Harga Saham Gabungantercatat sebesar 7,49 kali. Sementara itu, data forward PER PBSA belum menampilkan angka.

Di satu sisi, PBSA mencatatkan current ratio sebesar 1,76 kali berdasarkan data keuangan kuartalan. Sementara itu, rasio likuiditas quick ratio perseroan tercatat sebesar 1,70 kali.

Berdasarkan data yang sama, rasio total liabilitas terhadap ekuitas PBSA berada di level 0,94 kali. Adapun rasio total utang terhadap total aset  belum menampilkan angka.

Pada indikator struktur permodalan, rasio financial leverage PBSA tercatat sebesar 1,94 kali. Sementara itu, data rasio utang terhadap ekuitas dan rasio utang jangka panjang terhadap ekuitas juga belum menampilkan angka.

Dari sisi kemampuan membayar beban bunga, PBSA mencatatkan interest coverage sebesar 142,34 kali berdasarkan data 12 bulan terakhir

Adapun arus kas bebas atau free cash flow PBSA pada periode kuartalan tercatat sebesar Rp57 miliar. Sementara itu, skor Altman Z-Score yang telah dimodifikasi berada di level 5,47.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.