Bidik 14 RS Milik First REIT, Siloam (SILO) Siapkan Rp6,9 Triliun

Siloam HospitalsRogoh Rp6,9 Triliun Borong 14 Rumah Sakit, Begini DetailnyaMKPI Bagi Dividen Rp950 per Saham, Harga Saham Masih Tertekan

Dengan nilai kesepakatan transaksi sebesar Rp6,90 triliun, harga beli yang didapatkan SILO terhitung 5,02 persen lebih murah dari Nilai Pasar.

“Berdasarkan analisis transaksi, analisis kualitatif, kuantitatif, serta analisis kewajaran, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi material yang akan dilakukan oleh PT Siloam International Hospitals Tbk adalah wajar,” ungkap Pemimpin Rekan KJPP BEST, Budi Syafaat, dalam Laporan Pendapat Kewajaran.

Dalam laporan posisi keuangan proforma per 31 Maret 2026, aksi akuisisi ini akan ditopang oleh penarikan utang bank jangka panjang sebesar Rp8,88 triliun.

Hal tersebut berdampak pada peningkatan total aset SILO dari Rp15,32 triliun menjadi Rp23,91 triliun, serta kenaikan total liabilitas dari Rp5,09 triliun menjadi Rp13,72 triliun.

Manajemen SILO menegaskan bahwa keputusan mengalihkan skema penguasaan aset dari penyewa menjadi pemilik penuh merupakan langkah strategis untuk mengeliminasi beban sewa tahunan yang terikat inflasi.

Melalui integrasi 14 rumah sakit ini, perseroan tidak hanya memperkuat struktur marjin operasional secara berkelanjutan, tetapi juga memperoleh fleksibilitas penuh dalam mengeksekusi renovasi, ekspansi kapasitas tempat tidur, hingga modernisasi fasilitas medis tanpa terhambat batasan kontraktual.

Meski penarikan fasilitas pinjaman bank senilai Rp8,88 triliun akan mengerek total liabilitas menjadi Rp13,72 triliun, lonjakan tersebut diimbangi oleh kenaikan total aset menjadi Rp23,91 triliun, sehingga manajemen optimistis rasio solvabilitas dan kondisi keuangan perseroan tetap berada dalam koridor yang aman.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.