Injeksi Rp40,7 Miliar ke Dua Anak Usaha, Intip Tujuan Samudera Indonesia (SMDR)

Dividen Mini DOSS dan IDPR: Mana yang Menarik?ZYRX Kantongi Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata

  • Masli Mulia: 65.850.000 saham
  • Bani Maulana Mulia: 60.138.800 saham
  • Farida Helianti Sastrosatomo: 2.000.000 saham
  • Shanti Lasminingsih Poesposoetjipto: 271.700 saham

Dari sisi rincian investor KSEI, mayoritas investor ritel perorangan Indonesiayang memegang saham SMDR berjumlah 30.032 pihak dengan total kepemilikan 3,06 miliar saham atau 18,71 persen.

Pemodal asing secara keseluruhan mencatatkan porsi sebesar 2,68 persen atau sebanyak 440,04 juta lembar saham.

Adapun porsi Free Float saham SMDR di pasar modal per akhir Agustus 2026 berada di angka 3,15 miliar lembar saham atau setara dengan 19,24 persen dari total 16,37 miliar saham tercatat.

Saham SMDR Bergerak Volatil Sepekan

Di lantai bursa, pergerakan harga saham SMDR sepanjang pekan laluterpantau bergerak volatil dengan kecenderungan konsolidasi.

Mengutip data perdagangan historis, pada perdagangan Senin, 14 September 2026, saham SMDR dibuka pada level Rp390 dan berhasil menguat 1,02 persen ke posisi Rp396 per lembar.

Nilai transaksi hari itu mencapai Rp14,82 miliar dengan volume 380,43 ribu lot. Investor asing membukukan aksi beli bersihsenilai Rp2,63 miliar.

Namun, pada Selasa, 15 September 2026, saham SMDR berbalik melemah 1,52 persen ke posisi Rp390. Penurunan ini diiringi oleh aksi lepas saham oleh investor asing yang mencatatkan net foreign sell sebesar Rp1,64 miliar.

Saham SMDR kemudian bergerak stagnan di level Rp390 pada Rabu, 16 September 2026 dengan nilai transaksi Rp11,95 miliar. Pada hari yang sama, asing kembali mencatatkan net buy sebesar Rp3,06 miliar.

Dukungan aksi beli asing berlanjut pada Kamis, 17 September 2026 dengan net foreign buy mencapai Rp4,96 miliar.

Aliran modal asing ini mendorong saham SMDR melesat 2,05 persen ke level Rp398 per lembar, yang juga menjadi level penutupan tertinggi sepanjang sepekan.

Sayangnya, pada perdagangan penutupan pekan, Jumat, 18 September 2026, SMDR terkena koreksi tipis 1,01 persen ke level Rp394.

Selama perdagangan Jumat, SMDR sempat menyentuh harga tertinggi di Rp406 dan terendah di Rp394, dengan total nilai transaksi sebesar Rp12,30 miliar dan frekuensi perdagangan 2.240 kali.

Asing mencatatkan net sell sebesar Rp1,40 miliar pada perdagangan akhir pekan tersebut.

Meskipun bergerak fluktuatif di rentang Rp390–Rp398, suntikan modal baru senilai lebih dari Rp40 miliar ke lini properti dan pelayaran diharapkan menjadi sentimen positif jangka panjang bagi kinerja keuangan SMDR ke depan.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.