Ekspor Batu Bara PTBA Tembus 10,33 Juta Ton, ini Pasar Besarnya

Laba PTBA Meledak, Produksi Masih di Bawah EkspektasiCetak Laba di Semester I 2026, PTBA Pertahankan Pola Pembagian Dividen

Direktur Finance & Risk Management PTBA Una Lindasari, mengatakan perseroan memperkirakan harga batu bara pada paruh kedua tahun ini masih berada dalam kisaran seperti kuartal II 2026.

“Dari sisi harga, lumayan akan stabil,” kata Una dalam Pubex Live secara daring, dikutip Selasa, 8 September 2026.

Menurut Una, permintaan juga diperkirakan tetap stabil. Hal tersebut tercermin dari rata-rata penjualan PTBA yang masih berada di level hampir 5 juta ton per bulan dalam dua bulan terakhir.

“Untuk permintaan juga tetap stabil,” ujarnya.

Pergerakan saham PT Bukit Asam Tbkpada perdagangan Selasa, 8 September 2026 hingga tengah hari menunjukkan kecenderungan stagnan setelah reli kuat pada sesi sebelumnya.

Berdasarkan data Stockbit pukul 12:07 WIB, PTBA berada di level Rp3.010, sama dengan harga penutupan sebelumnya, sehingga mencatat perubahan 0 persen.

Secara intraday, saham PTBA sempat bergerak dari level terendah Rp2.970 hingga menyentuh Rp3.030.

Rentang 60 poin tersebut menunjukkan adanya tarik-menarik antara pembeli dan penjual, tetapi belum cukup kuat untuk mendorong saham keluar dari area Rp3.000.

Posisi harga rata-rata juga berada di Rp3.010, menandakan transaksi sejauh ini terkonsentrasi di sekitar level tersebut.

Dari sisi aktivitas perdagangan, nilai transaksi telah mencapai sekitar Rp75,88 miliar, dengan volume 252,10 ribu lot dan frekuensi 7,87 ribu transaksi.

Aktivitas tersebut cukup ramai, tetapi belum menghasilkan perubahan harga berarti. Kondisi ini mengindikasikan pasar sedang melakukan konsolidasi setelah PTBA sebelumnya menguat signifikan.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.