Entitas Anak AADI Lepas Seluruh Saham Kestrel, Raup Dana USD734,8 Juta

ESDM Perketat Jasa Tambang, Kapan Anak Usaha Masih Boleh Dipakai?ESDM Perketat Aturan Jasa Tambang, Hindari Emiten Grup Adaro, Bakrie, dan Barito

Dari total laba periode berjalan tersebut, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai USD473,77 juta pada semester pertama tahun 2026, naik sebesar dibandinding semester I 2025 sebesar USD428,68 juta.

Kenaikan laba bersih tersebut sukses meningkatkan laba per saham dasar AADI dari operasi yang dilanjutkan menjadi USD0,06084 per lembar saham.

Sementara itu, AADI memiliki total aset sebesar USD6,32 miliar per 30 Juni 2026. Angka ini meningkat  dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang senilai USD5,71 miliar.

Peningkatan aset tersebut utamanya ditopang oleh pertumbuhan aset lancar perseroan yang naik menjadi USD3,01 miliar pada 30 Juni 2026 dari posisi USD1,80 miliar pada akhir tahun 2025.

Kenaikan aset lancar dipengaruhi oleh lonjakan kas dan setara kas menjadi USD1,20 miliar. Selain itu, AADI mencatat aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual sebesar USD735,72 juta per 30 Juni 2026.

Di sisi lain, total liabilitas AADI mengalami peningkatkan menjadi USD2,39 miliar pada semester I 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan dibandingkan total liabilitas per 31 Desember 2025 sebesar USD2,06 miliar.

Kenaikan liabilitas didorong oleh peningkatan liabilitas jangka pendek menjadi USD1,16 miliar, serta penambahan utang bank jangka panjang neto menjadi USD584,49 juta.

Sementara itu, total ekuitas perseroan menguat menjadi USD3,93 miliar per 30 Juni 2026 atau meningkat dari posisi ekuitas per 31 Desember 2025 yang sebesar USD3,65 miliar.

Penguatan ekuitas ini didukung oleh peningkatan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya dari USD758,56 juta menjadi USD1,02 miliar per 30 Juni 2026.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.