Harga Minyak Turun Tipis, IEA Buka Keran Stok Saat Perang Iran bikin Pasokan Dunia Tercekik

Wamenko Dradjad Bidik Pertumbuhan Ekonomi Tembus Enam Persen, Berikut Strateginya

Perang Belum Membiarkan Harga Minyak Bernapas

Tiga UMKM Jakarta Menjajal Pasar Fesyen Paris, Seberapa Besar Peluang Ekspornya?

CEO Vitol Russell Hardy sebelumnya mengatakan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia dan hilangnya kapasitas pengilangan di Timur Tengah telah membuat pasar bahan bakar semakin ketat.

Jadi, meski minyak mentah berhasil turun pada perdagangan Rabu, pasar belum bisa benar-benar menarik napas panjang. Satu keran pasokan dibuka oleh IEA, tetapi keran risiko geopolitik masih saja menetes dari berbagai arah.

Belum selesai dengan Timur Tengah dan Ukraina, pasar minyak Amerika Serikat kini menghadapi gangguan potensial lain dari Teluk Meksiko.

Peramal cuaca Amerika Serikat pada Selasa memperkirakan badai yang terbentuk di Teluk Meksiko akan menjadi badai Atlantik pertama pada 2026 dalam waktu dua hari.

Badai tersebut diperkirakan bergerak menuju fasilitas minyak dan gas di kawasan itu.

Teluk Meksiko menghasilkan sekitar 2,05 juta barel minyak mentah per hari pada September, menurut EIA. Angka tersebut setara dengan sekitar 15 persen dari total produksi minyak Amerika Serikat.

Model prakiraan perusahaan konsultan Earth Science Associates memperkirakan sekitar 11,2 juta barel produksi minyak dapat terdampak selama badai berlangsung.

Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan 7,1 juta barel produksi yang terdampak Tropical Storm Bertha pada Juli.

Tim Waterer, kepala analis KCM Trade, menyebut badai tersebut sebagai komplikasi yang tidak diinginkan bagi pasar minyak karena berpotensi mengganggu produksi dan pengolahan ketika pasar sudah menghadapi cukup banyak persoalan dari sisi pasokan.

“Badai ini merupakan komplikasi yang tidak diinginkan bagi minyak mentah, meningkatkan kemungkinan gangguan produksi dan pengilangan pada saat pasar sudah menghadapi cukup banyak persoalan dari sisi pasokan,” kata Waterer.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.