Asing Pilih BBRI, BMRI Dilepas Rp115 Miliar: Intip Teknikalnya Hingga Akhir SesiKiwoom Sebut IHSG Bisa Tembus 7.200, Cek Pilihan Sahamnya
Ia menambahkan bahwa fokus para pelaku pasar di akhir kuartal III-2026 ini berada pada rilis kinerja laporan keuangan kuartal III-2026 yang akan segera dimulai, khususnya dari sektor perbankan maupun konsumer.
“Rilis kinerja keuangan yang melampaui atau sesuai ekspektasi pasar berpotensi menahan laju koreksi IHSG sekaligus memicu aksi pembalikan arah atau technical rebound,” ungkapnya.
Adaptasi Kebijakan BEI
Sementara itu BRI Danareksa Sekuritas menyebut pelemahan IHSG per kemarin dipicu oleh kenaikan yield US Treasury, penguatan dolar AS, serta ketidakpastian geopolitik yang mendorong harga energi tetap tinggi.
“Pelemahan meluas ke seluruh sektor, dengan 532 saham terkoreksi, mencerminkan sikap investor yang cenderung defensif,” tulis BRI Danareksa.
BRI Danareksa menyampaikan, fokus sentimen hari ini tertuju pada fase adaptasi terhadap kebijakan BEI yang menurunkan batas harga minimum saham menjadi Rp1.
Menurut mereka, perubahan ini berpotensi meningkatkan volatilitas, khususnya pada saham berharga rendah, seiring penyesuaian rentang harga dan mekanisme auto rejection.
“Dari eksternal, tekanan masih berasal dari ekspektasi kebijakan The Fed yang hawkish, penguatan DXY di atas 101, serta kenaikan harga minyak akibat ketegangan AS–Iran yang memperbesar risiko inflasi global,” tulisnya.
Secara teknikal, BRI Danareksa memprediksi IHSG berpotensi melanjutkan koreksi setelah menembus neckline pola Head and Shoulders di 6.375.
Mereka juga mencatat MACD masih menunjukkan bearish momentum, dengan support terdekat di 6.110, diikuti 6.030. Sementara itu, resistance berada di 6.185, kemudian area 6.230–6.270.
“Pergerakan selanjutnya akan mencermati kemampuan indeks bertahan di area support serta perkembangan volatilitas selama fase adaptasi kebijakan BEI,” ungkap BRI Danareksa.
Rekomendasi Saham Hari ini:
- Mirae Asset Sekuritas: BBRI, KIJA, UNVR
- BRI Danareksa Sekuritas: PTBA, UVCR, AMRT.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.