Indeks ditutup menguat 1,03 persen atau bertambah 67,79 poin ke posisi 6.663,56.
Berdasarkan data bursa hingga pukul 11.59 WIB, IHSG konsisten bergerak di zona positif sepanjang sesi pertama setelah dibuka menguat di level 6.632,83.
Indeks sempat bergerak menyentuh level terendah hariandi 6.614,71 sebelum akhirnya merangkak naik hingga menyentuh level tertinggi hariandi 6.669,82.
Aktivitas perdagangan bursa tergolong semarak dengan total volume transaksi mencapai 23,3 miliar saham atau setara 232,98 juta lot. Nilai transaksi harian yang dibukukan hingga jeda siang menembus Rp9,76 triliun.
Laju penguatan IHSG ditopang oleh masuknya arus modal asing ke pasar saham domestik.
Investor asing mencatatkan aksi beli bersihsebesar Rp554,48 miliar di seluruh pasar, yang berasal dari total foreign buy Rp2,98 triliun dan foreign sell Rp2,43 triliun.
Saham PT Bank MandiriTbkmenjadi buruan utama investor asing dengan mencatatkan nilai net buy terbesar mencapai Rp270,59 miliar dari volume 61,40 juta saham.
Posisi kedua ditempati saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbkdengan net buy sebesar Rp116,33 miliar dari volume 36,05 juta saham.
Selain itu, investor asing turut mengoleksi saham PT Chandra Asri Pacific Tbksebesar Rp71,03 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbksenilai Rp57,73 miliar, dan PT Era Mandiri Sejahtera Tbksebesar Rp54,00 miliar.
Saham PT Astra International Tbkjuga mengantongi net buy asing sebesar Rp53,75 miliar.
Di tengah maraknya aksi beli, sebagian investor asing terpantau melakukan aksi lepas sahamTekanan jual asing paling tinggi melanda saham PT Buana Lintas Lautan Tbkdengan nilai net sell sebesar Rp82,89 miliar.
Saham PT Bumi Resources Minerals Tbkberada di urutan berikutnya dengan aksi net sell asing mencapai Rp48,61 miliar.
Sementara itu, dua saham bank berkapitalisasi pasar besar turut dilepas asing, yakni PT Bank Central Asia Tbkdengan net sell Rp43,62 miliar dan PT Bank Rakyat IndonesiaTbksebesar Rp38,12 miliar.
Aksi pelepasan saham oleh investor asing juga menekan saham PT Merdeka Battery Materials Tbksenilai Rp33,71 miliar serta saham PT MD Pictures Tbksebesar Rp22,96 miliar.
Dari sisi perantara perdagangan, PT Stockbit Sekuritas Digitalmencatatkan nilai transaksi harian paling dominan hingga sesi I. Stockbit membukukan total nilai transaksi mencapai Rp3,23 triliun di seluruh pasar.
Posisi kedua ditempati oleh PT Mandiri Sekuritasdengan nilai transaksi sebesar Rp2,19 triliun, disusul oleh PT UBS Sekuritas Indonesiayang mencatatkan transaksi senilai Rp1,81 triliun.
IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.628
Sebelumnya, IHSG mengawali perdagangan Kamis, 3 September 2026 dengan pergerakan positif.
Pada pembukaan pasar pukul 09.00 WIB, IHSG melaju ke level 6.628,42 atau mengalami kenaikan sebesar 32,65 poin yang setara dengan 0,49 persen dari penutupan sebelumnya.
Laju IHSG di awal sesi ini bergerak pada rentang harga terendah di level 6.623,57 hingga menyentuh level tertinggi sementara di 6.638,60.
Aktivitas perdagangan juga mencatatkan volume sebesar 5,61 juta lot dengan nilai transaksi mencapai 277,94 miliar rupiah dan frekuensi sebanyak 47,01 ribu kali.
Sementara itu, berdasarkan data perdagangan hari sebelumnya, investor asing mencatatkan aksi jual bersihsebesar 326,61 miliar rupiah di seluruh pasar.
Penguatan IHSG dipicu oleh kebangkitan sebagian besar sektor saham di lantai bursa.
Sektor barang bakumemimpin kenaikan dengan menguat 1,31 persen, disusul sektor barang konsumen primeryang naik 1,03 persen, dan sektor energi yang tumbuh 0,95 persen.
Sektor lain yang turut menghijau antara lain kesehatan menguat 0,74 persen, transportasi naik 0,72 persen, infrastruktur melaju 0,65 persen, industri menguat 0,41 persen, properti naik 0,40 persen, barang konsumen non-primertumbuh 0,29 persen, serta keuangan menguat 0,24 persen.
Di sisi lain, hanya sektor teknologi yang bergerak di zona merah dengan koreksi sebesar 1,91 persen.
Sejumlah emiten berhasil menduduki jajaran top gainer pada perdagangan pagi ini. PT Indomobil Sukses Internasional Tbkmemimpin kenaikan pesat hingga 25,00 persen ke level 1.100.
Emiten asuransi PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbkmelesat 19,70 persen ke level 13.825, diikuti PT Indomobil Multi Jasa Tbkyang menguat 19,53 persen ke harga 202.
Selain itu, PT Olympus Strategic Indonesia Tbkmelejit 17,44 persen ke level 1.145 dan PT Satria Antaran Prima Tbkterangkat 14,81 persen menuju harga 310.
Sebaliknya, beberapa saham harus masuk ke dalam daftar top loser. PT Global Digital Niaga Tbkterkoreksi paling dalam hingga 12,32 persen ke level 356.
Emiten pertambangan PT Wilton Makmur Indonesia Tbkmelorot 6,93 persen ke posisi 94, diikuti PT Graha Prima Mentari Tbkyang turun 5,82 persen ke harga 178.
PT Armada Berjaya Trans Tbkjuga melemah 5,41 persen ke level 140, dan emiten energi PT Oxala Energy International Tbktertekan 4,72 persen ke posisi 202.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.