MDIY Buka 177 Toko Baru, Total Jaringan Capai 1.400 Gerai

Ekspansi tersebut menjadi bagian dari rencana Perseroan membuka sedikitnya 270 toko baru sepanjang tahun ini.

Dengan tambahan tersebut, jaringan MR.D.I.Y. Indonesia telah mencapai 1.400 toko di Indonesia.

Perluasan jaringan menjadi salah satu langkah Perseroan untuk meningkatkan cakupan operasional di berbagai wilayah.

Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah, mengatakan, ekspansi jaringan pada 2026 masih berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan Perseroan.

“Tahun ini, Perseroan menargetkan pembukaan paling tidak 270 toko baru,” ujar Edwin dalam keterangan tertulis, Kamis, 3 September 2026.

Hingga Agustus 2026, tambahan 177 toko tersebut membuat jaringan MR.D.I.Y. Indonesia menjangkau 445 dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia. Jaringan tersebut tersebar di 37 dari 38 provinsi.

Ekspansi juga dilakukan di luar wilayah perkotaan utama. Perseroan mencatat pembukaan toko di sejumlah wilayah tier 3, antara lain Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Buton Tengah.

Pada Juli dan Agustus 2026, sebanyak 27 toko baru yang dibuka MR.D.I.Y. berada di luar Pulau Jawa.

Dari total jaringan yang telah dimiliki, sekitar 80 persen merupakan toko yang berdiri sendiri, sedangkan sekitar 20 persen lainnya berada di pusat perbelanjaan

Perseroan menyebut sejumlah toko baru mencatatkan penjualan di atas target awal pada bulan pertama operasional. Namun, dalam keterangan tersebut tidak dirinci nilai penjualan maupun jumlah toko yang mencatatkan kinerja tersebut.

Ekspansi jaringan tersebut berlangsung seiring dengan kinerja keuangan Perseroan yang masih mencatat pertumbuhan.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal II 2026, pendapatan MDIY mencapai Rp2,28 triliun, meningkat dibandingkan Rp1,93 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode yang sama, laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp284 miliar, relatif meningkat dibandingkan Rp281 miliar pada kuartal II 2025.

Jika digabungkan dengan kinerja kuartal pertama, pendapatan MDIY pada semester I-2026 mencapai sekitar Rp4,65 triliun, sedangkan laba bersih mencapai sekitar Rp590 miliar.

Dari sisi profitabilitas, MDIY mencatat margin laba kotor sebesar 52,51 persen pada kuartal II 2026. Sementara itu, margin laba usaha berada di level 16,97 persen dan margin laba bersih mencapai 12,43 persen.

Kinerja tersebut menunjukkan Perseroan masih mampu mempertahankan tingkat profitabilitas di tengah ekspansi jaringan yang terus dilakukan.

Selain itu, arus kas dari aktivitas operasi secara tahunan tercatat sebesar Rp2,19 triliun. Perseroan juga memiliki kas sekitar Rp911 miliar pada kuartal II 2026.

Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator yang dapat diperhatikan dalam melihat kemampuan Perseroan mendukung kegiatan operasional dan ekspansi bisnisnya.

Pertumbuhan tersebut memberikan ruang bagi Perseroan untuk melanjutkan pengembangan jaringan toko di berbagai wilayah.

Namun, perluasan jaringan juga berjalan bersamaan dengan kebutuhan untuk menjaga produktivitas setiap gerai, terutama ketika jumlah toko yang dikelola semakin besar.

Pengelolaan jaringan yang semakin luas juga menuntut Perseroan menjaga efisiensi distribusi dan ketersediaan produk di setiap gerai.

Hal tersebut menjadi penting agar ekspansi tidak hanya meningkatkan jumlah toko, tetapi juga dapat mendukung pertumbuhan penjualan secara berkelanjutan di berbagai wilayah.

Dari sisi pasar modal, saham MDIY pada Kamis, 3 September 2026 berada di level Rp945 per saham pada pukul 11.51 WIB. Harga tersebut turun 15 poin atau 1,56 persen dari posisi sebelumnya.

Volume perdagangan tercatat 738.900 saham, lebih tinggi dibandingkan rata-rata volume 493.658 saham.

Meski terkoreksi pada perdagangan hari tersebut, saham MDIY masih mencatat kenaikan 4,37 persen dalam sebulan terakhir. Pergerakannya berada dalam rentang Rp895 hingga Rp975 per saham dalam periode tersebut.

Target Ekspansi 2026

Dengan realisasi 177 toko baru hingga Agustus, MR.D.I.Y. masih memiliki rencana pembukaan sedikitnya 93 toko tambahan untuk mencapai target 270 toko baru sepanjang 2026.

Perluasan jaringan tersebut menjadi bagian dari strategi pertumbuhan Perseroan melalui penambahan titik penjualan di berbagai daerah. Hingga Agustus 2026, jaringan MR.D.I.Y. telah mencapai 1.400 toko.

Selain ekspansi toko, Perseroan menyatakan terus memantau pola pembelian, tingkat perputaran produk, serta perubahan permintaan di berbagai wilayah sebagai pertimbangan dalam pengembangan jaringan.

“MR.D.I.Y. Indonesia menjadikan kebutuhan pelanggan sebagai pertimbangan utama dalam menentukan kurasi produk dan mengembangkan pengalaman berbelanja,” kata Edwin.

Setiap toko MR.D.I.Y. menyediakan sekitar 18.000 pilihan produk yang terbagi dalam 10 kategori, mulai dari perlengkapan rumah, perabotan, peralatan listrik, alat tulis dan olahraga, hingga perkakas serta produk pelengkap lainnya.

MR.D.I.Y. Indonesia merupakan bagian dari MR.D.I.Y.

Group dan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham MDIY.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.