Peresmian yang dipusatkan di Stasiun LRT Manggarai tersebut turut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung beserta jajaran menteri Kabinet Merah Putih.
Dalam agenda tersebut, Prabowo bersama Pramono Anung menjajal langsung lintasan rute baru dari Stasiun LRT Kelapa Gading menuju Stasiun LRT Manggarai.
Rombongan Tiba di Stasiun LRT Kelapa Gading sekitar pukul 13.00 WIB dan disambut meriah oleh alunan musik keroncong khas Jakarta.
Sebelum menaiki kereta, Presiden sempat meninjau fasilitas ruang baca stasiun yang diisi oleh sejumlah siswa sekolah dasar. Perjalanan melintasi rute sepanjang 12,2 kilometer tersebut memakan waktu tempuh sekitar 20 menit.
Di dalam gerbong LRT, Kepala Negara tampak berbincang hangat dengan para siswa SMP yang ikut serta serta memantau perkembangan transportasi umum bersama Gubernur DKI Jakarta dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Pramono Anung menjelaskan perkembangan jalur modern ini kepada Presiden, mengingat moda transportasi ini sebelumnya beroperasi terbatas. “Dulu hanya dibangun dari Kelapa Gading sampai Velodrome di era Pak Jokowi, hanya untuk ASEAN Games.
Nah, di era Bapak inilah dilanjutkan sampai Manggarai. Kami dibantu oleh Kementerian Perhubungan Pak,” tutur Pramono.
Dengan dukungan infrastruktur lintasan layang sepanjang 12,2 kilometer, kesiapan armada berteknologi tinggi, hingga penyelesaian integrasi hunian berbasis transit, LRT Jakarta tidak hanya memangkas durasi perjalanan dan mengurangi kemacetan lalu lintas Ibu Kota, tetapi juga menjadi tulang punggung mobilitas perkotaan yang efisien, aman, dan ramah lingkungan bagi jutaan masyarakat.
Investasi Rp12,1 Triliun dan Lintasan 11 Stasiun
Pembangunan LRT Jakarta koridor Kelapa Gading-Manggarai menelan nilai investasi sekitar Rp12,1 triliun.
Pembangunan fisik yang meliputi jalur rel dan jalur melayangkini telah rampung 100 persen setelah melalui tahap akhir pengujian oleh Kementerian Perhubungan.
Lintasan sepanjang 12,2 kilometer ini melayani 11 stasiun strategis yang terintegrasi di kawasan Jakarta Utara, Jakarta Timur, hingga Jakarta Selatan, yaitu:
- Stasiun Kelapa Gading
- Stasiun Boulevard Utara
- Stasiun Boulevard Selatan
- Stasiun Pulomas
- Stasiun Equestrian
- Stasiun Velodrome
- Stasiun Rawamangun
- Stasiun Pramuka
- Stasiun Matraman
- Stasiun Proklamasi
- Stasiun Manggarai
Pemerintah Pemprov DKI Jakarta menyatakan LRT Jakarta langsung beroperasi penuh mulai pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB. Pada tahap awal pengoperasian, rute Kelapa Gading-Manggarai ditargetkan mampu melayani hingga 80.000 penumpang per hari.
Masyarakat dapat menikmati tarif promo flat sebesar Rp5.000 untuk sekali perjalanan yang berlaku hingga Oktober 2026.
Sejumlah pejabat turut mendampingi Presiden dalam peresmian ini, antara lain Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama PT LRT Jakarta Aditia Kesuma Negara, serta Direktur Utama PT Jakarta PropertindoIwan Takwin.
Perkembangan Sistem LRT Jabodebek dan Solusi Sektor Properti
Pengoperasian rute baru LRT Jakarta ini melengkapi ekosistem transportasi LRT Jabodebek di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.
LRT Jabodebek dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesiaberdasarkan Perpres Nomor 98 Tahun 2015 yang kemudian diperbarui melalui Perpres Nomor 65 Tahun 2016 dan Perpres Nomor 49 Tahun 2017 terkait skema pendanaan serta penugasan PT Adhi Karya dan PT KAI.
Saat ini, LRT Jabodebek diperkuat 31 rangkaian keretabuatan PT INKA dengan lebar sepur standar 1.435 mm dan sistem rel ketigaSetiap rangkaian mampu mengangkut 740 penumpang dalam kondisi normal hingga 1.300–1.500 penumpang pada kondisi padat.
LRT Jabodebek yang genap berusia tiga tahun pada 28 Agustus 2023 terus mencatatkan kenaikan volume penumpang secara signifikan.
Sepanjang semester pertama tahun 2026, LRT Jabodebek berhasil melayani 16.018.911 pengguna, atau tumbuh 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Mengusung tagline “3 Tahun LRT Jabodebek Mengabdi Melayani dengan Hati”, manajemen berkomitmen memperluas frekuensi perjalanan serta memperkuat kompetensi SDM.
Di sisi lain, perkembangan integrasi kawasan pemukimanberbasis transit juga mendapat perhatian pemerintah.
Danantara Indonesia mengalokasikan dana bantuan Rp456 miliar untuk membantu menyelesaikan 12 proyek hunian LRT City yang dikembangkan PT Adhi Commuter Properti, anak usaha PT Adhi Karya.
Langkah pengawasan inventarisasi konsumen dan fisik proyek dilakukan Badan Pengelola BUMNbersama Danantara serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman guna memastikan sekitar 2.400 unit hunian yang belum diserahterimakan dapat segera memperoleh kejelasan hak tanpa merugikan para konsumen.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.