Melihat GoZero%–Sustainability Action Telkom (TLKM), Sudah Sejauh Mana?

TelkomKantongi 100 Persen Saham TDE, Intip Strategi di BaliknyaTelkomsel Nyangkut di GOTO, Perseroan Sebut Masih Evaluasi

Di internal perusahaan, komitmen kesetaraan gender terfleksikan dari porsi karyawan perempuan yang mencapai 31,7 persen dari total tenaga kerja dan mengisi 21 persen posisi manajerial, dengan proporsi talenta digital mencapai 20,2 persen.

Dari sisi keselamatan kerja, Telkom berhasil mempertahankan pencapaian Zero Fatality dan Zero Accident di seluruh lini operasionalnya berlandaskan kerangka Telkom Well-Being Wheel.

Sementara itu, total alokasi dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkunganmencapai Rp169,3 miliar, yang di antaranya berhasil mengantarkan 12,6 persen Usaha Mikro dan Kecilbinaan naik kelas.

Dari aspek tata kelola bisnis dan keamanan digital, Telkom mempertahankan rekor zero incident untuk kebocoran data kritikal nasional melalui kepatuhan UU PDP No. 27/2022 serta standar ISO 27001 dan ISO 27701.

Perseroan bersama 12 anak perusahaannya juga telah mengantongi sertifikasi Sistem Manajemen Anti PenyuapanSNI ISO 37001:2016.

Telkom memastikan kepatuhan hukum 100 persen tanpa adanya laporan kasus persaingan usaha tidak sehat maupun praktik monopoli.

Guna menjaga konsistensi pencapaian tersebut, Telkom merancang Transition Pathway menuju Net Zero Emissions pada 2060 melalui 6 lever dekarbonisasi.

Tahapan ini mencakup efisiensi energi dengan teknologi RAN AI, liquid cooling, dan outdoorization; elektrifikasi penggantian genset ke listrik PLN serta transisi armada ke kendaraan listrik; penggunaan energi terbarukan melalui Solar PV, Hydrogen Fuel, dan baterai lithium; penggunaan instrumen berbasis pasar seperti sertifikat energi terbarukandan Power Purchase Agreement; alih bahan bakar low-GWP; hingga mekanisme carbon offset berbasis Nature-Based Solutions

Peta jalan dekarbonisasi ini ditargetkan memangkas emisi sebesar 20 persen pada 2030, 40 persen pada 2040 (Solar PV >20 MWp & >50 persendata center berbasis energi bersih), hingga 70 persen pada 2050 sebelum mencapai target Net Zero Emissions secara penuh pada 2060.

Lewat penguatan pilar ESG ini, Telkom tidak hanya memfokuskan diri pada pertumbuhan konektivitas digital, tetapi juga memastikan setiap langkah ekspansinya memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan dan inklusivitas masyarakat Indonesia.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.