Naik Level Jadi Strategic Partner, Anak Usaha Chandra Asri (TPIA) Matangkan Integrasi TI

Gandeng Bank Mandiri, Chandra AsriPerkuat Layanan Keuangan Mitra Petrokimia

Tiga Fokus Utama Pengembangan Layanan CASS

Investor SID TPIA Melonjak per Agustus 2026, Free Float Ikut Terkerek

Sebagai bagian dari peta jalan jangka panjang, CASS merencanakan integrasi fungsi Information Technologysecara penuh ke dalam ekosistem layanan pada 2027 mendatang.

Langkah ini ditargetkan untuk memperkuat konektivitas antara sistem data, teknologi, bisnis, dan sumber daya manusia di seluruh jaringan unit bisnis perseroan.

“Pertumbuhan Chandra Asri Group membutuhkan organisasi yang tidak hanya besar, tetapi juga semakin terintegrasi dan agile.

CASS akan terus membangun kapabilitas yang memungkinkan Grup memperoleh manfaat dari skala, standardisasi, teknologi, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi masing-masing bisnis untuk berkembang sesuai dengan kebutuhannya,” tutup Lenny Woen.

Saham TPIA Menguat Jelang Penutupan Sesi Pertama

Di tengah langkah strategis anak usahanya tersebut, pergerakan saham TPIA turut mencatatkan tren positif di lantai bursa.

Berdasarkan data perdagangan intraday, saham emiten petrokimia ini bergerak menguat 10 poin atau naik 0,55 persen ke level 1.820 jelang penutupan sesi.

Saham TPIA mengawali perdagangan hari ini dengan dibuka pada level 1.820. Sepanjang sesi berjalan, saham perseroan sempat menyentuh level tertinggi di angka 1.850 serta mencatatkan level terendah pada posisi 1.780. Rata-rata harga pergerakan saham berada di level 1.815.

Aktivitas transaksi saham TPIA juga terpantau cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 620,63 ribu lot saham. Total nilai transaksi yang berhasil dibukukan oleh emiten berkapitalisasi pasar besar ini mencapai Rp112,64 miliar.

Tren pergerakan hijau ini mengindikasikan respons stabil dari pelaku pasar terhadap prospek bisnis grup ke depannya.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.