Bos PGNPertebal Portofolio, ini Efek Kepemilikan Manajerial yang Wajib Diketahui InvestorDirut PGAS Borong Saham Rp1 Miliar, JP Morgan Ikut Akumulasi, Intip Peluangnya
Data historis pasar juga mencatat PGAS ditutup di Rp1.535 pada Kamis, 27 Agustus 2026, naik 0,99 persen dari perdagangan sebelumnya. Volume perdagangan hari itu mencapai sekitar 29,06 juta saham.
Antrean bid terbesar terlihat pada harga Rp1.525 dengan jumlah 18.366 lot, disusul Rp1.520 sebanyak 11.896 lot dan Rp1.515 sebanyak 18.406 lot.
Sementara itu, pada sisi offer, antrean terbesar berada di Rp1.560 dengan 9.452 lot, diikuti Rp1.550 sebanyak 6.961 lot dan Rp1.540 sebanyak 6.049 lot.
Secara keseluruhan, antrean beli tercatat 168.272 lot, sedangkan antrean jual mencapai 112.997 lot. Selisih tersebut menunjukkan jumlah lot yang mengantre di sisi bid lebih besar daripada sisi offer pada saat data diambil.
Namun, data antrean bersifat dinamis dan dapat berubah sepanjang sesi perdagangan.
Harga rata-rata transaksi tercatat di Rp1.526, sedangkan nilai transaksi sekitar Rp5,2 miliar dengan volume mencapai 34,08 ribu lot. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2.066 kali.
Dari sisi rentang harga, Rp1.520 menjadi level yang perlu diperhatikan karena merupakan harga terendah pada data tersebut.
Jika tekanan jual berlanjut dan level ini ditembus, pergerakan PGAS berpotensi kembali menguji level bid di bawahnya, termasuk Rp1.515 dan Rp1.510.
Sebaliknya, Rp1.535 menjadi level penting di sisi atas karena merupakan harga penutupan sebelumnya sekaligus offer pertama setelah harga Rp1.530 pada layar.
Jika PGAS mampu kembali melewati Rp1.535, perhatian berikutnya berada pada Rp1.540, Rp1.545, dan Rp1.550.
Secara historis terbaru, PGAS memang menunjukkan pola perdagangan yang relatif fluktuatif. Pada 26 Agustus saham ditutup Rp1.520 setelah turun 1,30 persen, sebelum kembali menguat 0,99 persen ke Rp1.535 pada 27 Agustus.
Dari sisi valuasi, data pasar menunjukkan PGAS memiliki PER sekitar 8,56 kali dan PBV sekitar 0,75 kali, sementara imbal hasil dividen tercatat sekitar 8,26 persen.
Dengan demikian, perdagangan awal Jumat menunjukkan PGAS mengalami koreksi 0,33 persen, bukan penguatan. Area Rp1.520 menjadi level bawah yang perlu dicermati, sedangkan Rp1.535–Rp1.540 menjadi area pemulihan harga terdekat.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.