Mobil Listrik Suzuki e-Sky Siap Saingi BYD Racco, Cek KeunggulannyaHarga Emas Turun ke USD4.595, Pasar Makin Waspadai Kenaikan Bunga The Fed
Pemerintah menetapkan Buton Selatan sebagai daerah penerima alokasi program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih terbanyak di wilayah Sulawesi Tenggara.
“Pemerintah Prabowo-Gibran memberikan keistimewaan buat Kabupaten Buton Selatan sebagai satu-satunya kabupaten/kota di Sultra yang mendapatkan paket pekerjaan Kampung Nelayan Merah Putih terbanyak.
Tahun 2025 lalu kami dapat dua Kampung Nelayan, lalu tahun ini ditambah enam lagi,” urainya.
Tidak hanya mengandalkan hasil laut dan tambang, Adios menyebut Busel terus mendorong penguatan komoditas perkebunan dan pertanian guna mengikis stigma daerah krisis pangan yang kerap melekat di kawasan pesisir.
Pemkab Busel sukses mengeksekusi proyek pencetakan sawah rakyat menggunakan varietas unggul bibit padi M70D yang dipanen hanya dalam kurun waktu 70 hari.
“Orang katakan di Buton Selatan itu cuma batu, padahal kami memiliki program pengembangan persawahan rakyat melalui proyek cetak sawah.
Kemarin uji coba jenis padi Moeldoko 70 hari, mulai dari persemaian sampai panen umurnya 70 hari dan hasilnya luar biasa,” tegasnya.
Di sektor pariwisata, Busel memiliki bentang alam kontras yang menjanjikan, mulai dari hamparan pantai pasir putih hingga daya tarik wisata dataran tinggi “kampung di atas awan” di Kecamatan Sampolawa yang tidak kalah saing dari destinasi kawasan Puncak maupun Toraja.
Adios dalam pemaparannya menegaskan bahwa pengelolaan seluruh kekayaan alam Buton Selatan harus berpijak pada nilai-nilai kearifan lokaldan falsafah adat masyarakat Buton.
“Pemanfaatan semua sumber daya ini harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat Buton Selatan dengan menjunjung falsafah adat.
Harta rela dikorbankan demi diri, diri demi negeri, negeri demi hukum, dan tatanan duniawi rela dikorbankan demi kemuliaan agama. Nilai ekoteologi dan ketuhanan inilah yang menjadi benteng kita menjaga alam,” kata Adios.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.