Purbaya Respons Kenaikan Inflasi Juni 2026, Sebut Pertamax Bakal Turun

Sementara secara tahunan, Inflasi Indonesia hingga Juni ini mencapai 3,34 persendan 1,79 persen secara year to date

Menurut Purbaya, inflasi akan turun secara perlahan seiring menurunnya harga minyak dunia yang turut memengaruhi harga komoditas. Ia juga menyebut, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax akan mengalami penurunan.

Sebelumnya Badan Pusat Statistikjuga mencatat bahwa kenaikan inflasi dipengaruhi oleh naiknya harga beberapa komoditas pangan semisal bawang merah, bawang putih, cabai, serta bensin yang berdampak pada tarif transportasi.

“Cabai dan lain-lain itu barang-barang  musiman, saya harapkan sih nanti setelah harga minyak dunia kan sudah turun, pelan-pelan juga kan harga Pertamax saya yakin akan turun sesuai dengan harga minyak dunia,” ujarnya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu sore, 1 Juli 2026.

Purbaya optimistis, inflasi Indonesia saat ini masih terbilang terkendali dan akan mereda dalam beberapa bulan ke depan.

“Jadi itu tekanan ke inflasi akan segera berkurang. Kita lihat core inflasinya di 2,76, kan masih relatif terkendali.

Jadi itu karena harga yang fluktuatif aja minyak, BBM, dan tadi harga pangan. Mungkin itu harusnya akan hilang dalam waktu beberapa bulan ke depan karena core inflasinya masih stabil,” sebutnya.

Sebagai informasi, BPS menyatakan inflasi tahunan sebesar 3,34 persen, memiliki kenaikan Indeks Harga Konsumendari 108,27 pada Juni 2025 menjadi 111,89 pada Juni 2026.

Inflasi tersebut terutama disumbang dari tiga kelompok pengeluaran utama masyarakat yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,36 persen, lalu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil 0,69 persen, dan kelompok transportasi sebesar 0,55 persen.

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.